Abstract :
Puskesmas yang menjadi ujung tombak dari akses pelayanan kesehatan menjadi sangat berperan dalam
pelayanan kesehatan. Pelaksanaan pemanfaatan Puskesmas sebagai pelayanan kesehatan masih menghadapi
berbagai kendala, seperti kurangnya keterlibatan masyarakat sebagai sasaran dalam penyelenggaraan pelayanan
kesehatan khususnya tingkat pertama. Puskesmas perlu untuk mendorong masyarakat berkontribusi dalam
penyelenggaraan upaya kesehatan di Puskesmas. Keberhasilan pemanfaatan pelayanan kesehatan ini
digambarkan melalui salah satu indikatornya yaitu tingkat kunjungan masyarakat. Tujuan penelitian untuk
mengetahui gambaran pemanfaatan puskesmas oleh masyarakat di Puskesmas Landasan Ulin tahun 2020.
Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua pasien
yang berobat di Puskesmas landasan ulin pada bulan Januari-Desember tahun 2019 sebesar 10.522
pasiendengan teknik pengambilan sampel secara accindental sampling sebanyak 99 responden. Instrument
penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data dengan chi square. Berdasarkan hasil penelitian didapat
sebagian besar memanfaatkan puskesmas 79 (79,8%), pengetahuan baik 85 (85,9%), pendidikan menengah 58
(58,6%), aksesibilitas terjangkau 65 (65,7%), kondisi kesehatan masyarakat berpengaruh 73 (73,7%), ada
hubungan pengetahuan (p-value=0,001), pendidikan (p-value=0,014) dan kondisi kesehatan masyarakat
terhadap pemanfaatan puskesmas (p-value=0,016) dan variabel aksesibilitas masyarakat tidak ada hubungan (p?value=0,471). Diharapkan masyarakat agar mampu meningkatkan kesadaran akan kesehatannya agar lebih aktif
lagi memanfaatkan pelayanan kesehatan
Public health centers that are the spearhead of access to health services become very instrumental in health
services. The implementation of the public health center as a health service still faces various obstacles. The
purpose of this study determination of Public Health Center use by communities in Public Health Center of
Landasan Ulin in 2020. This study was an analytic study with a cross sectional approach. The population was
all patients treated at Public Health Center of Landasan Ulin in January-December 2019 amounting to 10,522
patients with 99 respondents taking the technique of sampling with accindental sampling. The research
instrument used a questionnaire and data analysis with chi square. Based on the research results, it was found
that most of them used 79 health centers (79.8%), good knowledge 85 (85.9%), secondary education 58
(58.6%), affordable accessibility 65 (65.7%), influential public health conditions 73 (73.7%), there was a
relationship of knowledge (p-value = 0.001), education (p-value = 0.014) and the condition of public health to
the use of public health center (p-value = 0.016) and the community accessibility variable had no relationship (p
-value = 0.471). It is hoped that the community will be able to increase awareness of their health to be more
active in utilizing health services