Abstract :
Pada Kantor Kecamatan Banjarmasin Utara yang saat ini telah menggunakan sistem komputerisasi
terhadap pembuatan surat kependudukan namun dalam pengelolaan data inventraris dan arsip yang dilakukan
pada kantor tersebut masih dilakukan secara pembukuan. Dimana hal tersebut akan menimbulkan beberapa resiko
apabila buku yang yang digunakan dalam pengimputan hilang atau rusak. Untuk menangani resiko tersebut
alangkah baiknya jika pengolahan data inventaris dan arsip sebaiknya dilakukan dengan menggunakan sistem
komputer, dimana pengimputan data dilakukan dalam sebuah aplikasi sehingga dalam pembuatan laporan menjadi
lebih mudah.Dengan adanya aplikasi dalam pengolahan data inventaris dan arsip akan membantu admin dalam
melakukan pengimputan data, serta mempermudah dalam pencarian data apabila terjadi kesalahan input.Aplikasi
yang dibuat sebaiknya berbasis web sehingga dalam penggunaannya lebih mudah mengingat Kantor Kecamatan
Banjarmasin Utara saat ini telah dilengkapi dengan fasilitas internet.
At the North Banjarmasin District Office, which currently uses a computerized system for making
resident letters, however, in the management of inventory and archive data carried out at the office, bookkeeping
is still carried out. Where this will pose some risks if the books used in the collection are lost or damaged. To
handle this risk, it would be nice if the inventory and archive data processing should be done using a computer
system, where data entry is carried out in an application so that reporting becomes easier. , as well as making it
easier to search for data in case of input errors. The application should be web-based so that its use is easier
considering that the North Banjarmasin District Office is currently equipped with internet facilities.