Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknis pemeliharaan tanaman melati dan penanganannya, mengetahui
jumlah penerimaan, pendapatan dan keuntungan usahtani melati beserta penanganannya. Mengetahui curahan
waktu kerja wanita tani dan permasalahan yang dihadapi wanita tani di Desa Jingah Habang Ilir Kabupate Banjar.
Untuk data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel penelitian
menggunakan purrposive sampling. Jumlah sampel yang diambil berdasarkan kriteria sebanyak 12 responden dari
34 Wanita Tani. Teknis pemeliharaan tanaman melati yang dikelola sangat lengkap mulai dari penyiangan,
pembumbunan, penyiraman, pemupukan, pemangkasan an pengendalian hama dan penyakit. Rata-rata produksi
bunga melati 33,66 Kg/Bulan, untuk rata-rata pendapatan tiap responden dari usahatani diperoleh Rp
730.934,63/Bulan Pendapatan rata-rata Wanita Tani dari meronce Rp 844.524,39/Bulan dan curahan waktu kerja
Wanita Tani maka diperoleh nilai kontribusinya sebesar 49.84%/Hari. Serangan hama penyakit dan pandemi
covid 19 adalah permasalahan yang dihadapi Wanita Tani dalam menjalankan usahatani melati pada bulan Juli
2020.
This study aims to determine the technicality of jasmine plant maintenance and handling, to determine the amount
of revenue, income and profit of jasmine farming and its handling. Knowing the time spent working by women
farmers and the problems faced by women farmers in Jingah Habang Ilir Village, Banjar District. The data used
are primary data and secondary data. The sampling method used in this research was purposive sampling. The
number of samples taken based on the criteria were 12 respondents from 34 female farmers. The technical
maintenance of jasmine plants that is managed is very complete, starting from weeding, planting, watering,
fertilizing, pruning, controlling pests and diseases. The average production of jasmine flowers is 33.66 kg/month,
the average income of each respondent from farming is IDR 730,934.63 /month. obtained a contribution value of
49.84% /day. Pest attacks and the Covid-19 pandemic are problems faced by Women Farmers in running jasmine
farming in July 2020.