Abstract :
Keluarga Berencana adalah usaha-usaha yang
dilakukan pemerintah ataupun individu untuk mengatur jarak kelahirannya dengan
menggunakan alat atau metode kontrasepsi.
Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan peran petugas
dengan penggunan alat kontrasepsi pada PUS di Wilayah Balai Penyuluhan KB di
Wilayah Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala Tahun 2020. Penelitian ini merupakan
penelitian kuantitatif (survei analitik) menggunakan pendekatan Cross Sectional dengan
responden sebanyak 86 orang.
Teknik pengambilan sampel adalah Accidental Sampling. Analisis statistik uji Chi Square
dengan menggunakan instrumen kuesioner. Hasil penelitian didapatkan bahwa paling
banyak menggunakan alat kontrasepsi sebanyak 50 orang (58,14%) orang. Ada
hubungan pengetahuan (p=0,013), ada hubungan peran petugas (p=0,011), dengan
penggunaan alat kontrasepsi.
Bagi Balai Penyuluhan KB Kecamatan Alalak agar memberikan penyuluhan guna
meningkatkan pengetahuan masyarakat dibidang penggunaan alat kontrasepsi dengan
baik dan benar.
Family planning is an attempt by the government or an individual to arrange birth
spacing by using contraceptive methods or methods.
The purpose of this study was to determine the relationship of knowledge and the role
of officers with the use of contraceptives in the EFA in the KB Counseling Center Area in
the District of Alalak District, Barito Kuala Regency in 2020. This research is a
quantitative study (analytic survey) using a cross sectional approach with 86
respondents. The sampling technique is accidental sampling.
Chi Square test statistical analysis using a questionnaire instrument. The results showed
that the most used contraceptives were 50 people (58.14%). There is a relationship of
knowledge (p = 0.013), there is a relationship between the role of officers (p = 0.011)
and the use of contraceptives.. For the KB Counseling Center in Alalak District to provide
counseling to increase public knowledge in the field of using contraceptives properly.