Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran ayam kampung,biaya pemasaran, margin,
dan efisiensi pemasaran ayam kampung di Desa Sungai Gampa Asahi Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten
Barito Kuala. Tempat penelitian Desa Sungai Gampa Asahi, dengan studi Kasus.Data yang digunakan berupa
data primer, yaitu data yang diperoleh melalui wawancara dan pengisian kouesioner sedangkan data sekunder
data yang diperoleh melalui buku, jurnal dan instansi terkait. Metode penelitian yang digunakan ada tiga
metode,pertama untuk menentukan sampel peternak responden dilakukan secara sengaja (porpusive sampling)
diambil sampel sebanyak 25 orang peternak dengan kriteria kepemilikan ayam sebanyak 25 ekor/peternak,
untuk mengetahui saluran pemasaran menggunakan metode bola salju (snowball sampling),diambil 7 sampel
yang dasari informasi dari peternak kepada siapa mereka menjual ayam kampungnya, sedangkan untuk
mengetahui konsumen akhir dilakukan secara accidental (accidental sampling) diambil 5 orang sampel yang
secara kebetulan bertemu di pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 3 saluran pemasaran ayam
kampung di Desa Sungai Gampa Asahi Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten Barito Kuala. Saluran pemasaran
yang paling efisien adalah saluran pemasaran II dilihat dari rantai saluran pemasaran yang pendek, margin yang
rendah (Rp:15.000),farmer?s share yang tinggi dengan persentase (70%), mampu menjual dalam jumlah banyak
yang disertai pemasaran secara rutin.
This study aims to determine the marketing channels of native chicken, marketing costs, margins, and
marketing efficiency of native chicken in Sungai Gampa Asahi village, Rantau Badauh District, Barito Kuala
Regency. The research location of Sungai Gampa Asahi village is a case study. The data used in the form of
primary data is obtained through interviews and questionnaires while secondary data is obtained though
books, jurnals and related agencies. There are 3 research method used, the first to determine the sample of
respondents breeders carried out deliberately (porpusive sampling), taken as many as 25 sample of farmers
with 25 criteria for chicken ownership/breeders,to find out the marketing channels using the snowball method
(snowball sampling)7 samples were taken based on information from the farmer to whom they sell their
chickens,third to find out consumers of native chickens by chance( accidental sampling). The results showed
that there were three marketing channels for native chicken in Sungai Gampa Asahi Village, Rantau Badauh
District, Barito Kuala Regency. The most efficient marketing channel II because it is seen from the short
marketing channel chain, low marketing margins (Rp:15.000/kg), high farmer?s share with a percentage
(70%), able to sell in large quantities by routine marketing.