DETAIL DOCUMENT
ANALISIS USAHA DALAM MENGEMBANGKAN PRODUK ANYAMAN PURUN DIKALANGAN MASYARAKAT TAPIN (Pada Desa Pabaungan Hilir Kec. Candi Laras Selatan Kab. Tapin)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Husnah, Nadia Uswatun
Subject
HD Industries. Land use. Labor 
Datestamp
2021-09-16 03:20:16 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui Analisis Usaha Dalam Mengembangkan Produk Anyaman Purun Dikalangan Masyarakat Tapin (Pada Desa Pabaungan Hilir Kec. Candi Laras Selatan) dan Untuk mengetahui kendala yang dihadapi Usaha Dalam Mengembangkan Produk Anyaman Purun. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, Penelitian dilakukan dan dilaksanakan selama 4 (empat) bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Analisis Usaha Dalam Mengembangkan Produk Anyaman Purun Dikalangan Masyarakat Tapin (pada Desa Pabaungan Hilir Kec. Candi Laras Selatan) dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi, usaha dalam mengembangkan produk anyaman purun harus memaksimalkan produk dengan membuat banyak produk baru atau memodifikasi banyak produk anyaman purun yang kurang laku dengan memodifikasi produk semenarik mungkin dan sedang ramai saat ini sehingga produk dapat menarik para konsumen dan dapat diminati banyak masyarakat. Yang menjadi kendala saat ini adalah para pengrajin anyaman purun masih banyak kurangnya pengetahuan dan pengalaman tentang cara berbisnis, dalam mempelajari analisa bisnis hendaknya khusus pemerintah daerah atau desa memberikan arahan atau pelatihan bagaimana aspek pengembangan bisnis sehingga para pengrajin lebih mengasah untuk mengembangkan produk anyaman purun, dikarenakan kebanyakan para pengrajin adalah ibu rumah tangga yang minim pengetahuan dan pengalaman tentang dunia bisnis. This study aims to find out business analysis in developing Purun woven products among the Tapin community (In Pabaungan Hilir Village, Candi Laras Selatan district) and to find out the obstacles faced by businesses in developing Purun woven products. The method used is descriptive qualitative. The research was conducted and carried out for 4 (four) months. The results showed that in business analysis in developing purun woven products among the Tapin community (in Pabaungan Hilir Village, Candi Laras Selatan district) and to find out the obstacles faced, businesses in developing purun woven products must maximize the product by making many new products or modifying many purun woven products are not selling well by modifying the product as attractive as possible and are currently busy so that the product can attract consumers and can be of interest to many people. The problem at this time is that the purun woven craftsmen still lack knowledge and experience about how to do business, in studying business analysis, the local or village government should specifically provide direction or training on aspects of business development so that the craftsmen are more honed to develop purun woven products, because most of the craftsmen are housewives who lack knowledge and experience about the business world. 
Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin