Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Untuk mengetahui kegiatan pelatihan yang
dilaksanakan oleh PT. Buana Karya Bhakti Banjarmasin. 2) Untuk mengetahui pelaksanaan
kegiatan pelatihan yang seharusnya dilaksanakan pada PT. Buana Karya Bhakti Banjarmasin.
Rancangan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan merupakan penelitian survey.
Populasi penelitian seluruh karyawan PT. Buana Karya Bhakti Banjarmasin dan sampel sebesar 44
responden.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan yang sedang dihadapi oleh PT. Buana
Karya Bhakti Banjarmasin yaitu identifikasi regulasi tidak komprehensif, efektivitas pelatihan
yang ada di PT. Buana Karya Bhakti Banjarmasin setelah peserta mengikuti pelatihan ilmunya
tidak bisa diimplementasikan 100% di perusahaan, penyebabnya bisa saja entrepreneur tidak
maksimal saat menyampaikan, atau mungkin peserta pelatihan yang tidak dapat menerima atau
menyerap penjelasan dari entrepreneur sehingga tidak maksimal dalam penguasaan materi. Pihak
perusahaan mengatakan bahwa kegiatan pelatihan yang dilaksanakan oleh PT. Buana Karya
Bhakti Banjarmasin belum maksmial diperkirakan kurang lebih 30%. Karena terkendala oleh
jadwal vendor yang tidak tepat waktu, dan karyawan yang ingin mengikuti pelatihan masih
mempunyai kesibukan di perusahaan.
This study aims to determine : 1) To find out the training activities carried out by PT.
Buana Karya Bhakti Banjarmasin. 2) To find out the implementation of training activities that
should be carried out in PT. Buana Karya Bhakti Banjarmasin.
This research design is a qualitative research and is a survey research. Research
population all employees PT. Buana Karya Bhakti Banjarmasin and a sample of 44 respondents.
The results of the study indicate that the problems being faced by PT. Buana Karya
Bhakti Banjarmasin namely tehe indentification of regulations that are not comprehensive, the
effectiveness of the training at PT. Buana Karya Bhakti Banjarmasin after the participants have
attended the knowledge training cannot be implemented 100% in the company, the cause could be
that the entrepreneur is not optimal when delivering, or maybe the trainees are unable to accept
or absorb the explanation from the entrepreneur so that not optimal in mastery of the material.
The company said that the training activities carried out by PT. Buana Karya Bhakti Banjarmasin
had not been maximized, which was estimated at around 30%. Because it is constrained by vendor
schedules that are not on time, and employees who want to take part ini training are still busy at
the company.