Abstract :
Budaya kerja yang masih lemah dan belum merata membuat pekerjaan dianggap sebagai
kewajiban sehingga karyawan kurang berkomitmen dengan pekerjaannya didalam organisasi.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji : Pengaruh budaya kerja terhadap komitmen kerja
karyawan Pegadaian Cabang Kayutangi Banjarmasin.
Rancangan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan merupakan penelitian survey.
Populasi penelitian seluruh karyawan Pegadaian Cabang Kayutangi Banjarmasin dan sampel
penelitian ini menggunakan sampel jenuh sebesar 34 Responden dengan menggunakan analisis
data regresi linear sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa t hitung > t tabel dengan nilai sebesar 14,318 >
2,03693 dan nilai signifikansinya sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa
variabel budaya kerja secara signifikan berpengaruh terhadap koitmen kerja karyawan
pegadaian cabang kayutangi Banjarmasin. Hal ini mengindikasikan bahwa jika Budaya kerja
dalam suatu perusahaan baik maka akan memperkuat komitmen karyawan terhadap
organisasinya.
Employees are less devoted to their work within the firm because of a still-weak and
diverse work culture that views employment as both a obligation. The purpose of this study is
to examine into to the effect of work culture on employee commitment at the Pegadaian
Kayutangi Branch in Banjarmasin.
This study employed a quantitative research design and is a descriptive survey. All
employees of Pegadaian Banjarmasin's Kayutangi Branch would be included in the study,
using a saturated sample of 34 respondents and simple linear regression data analysis.
The results revealed that t count > t table with a value of 14,318 > 2,03693 and a
significance value of 0.000<0.05, indicating that the work culture variable has a significant
impact on job commitment at the Pegadaian Kayutangi Branch in Banjarmasin. This means
that if a company's work culture is good, it will increase the employee commitment to the
company.