Abstract :
Desain Komunikasi Visual merupakan aktivitas motorik yang melibatkan
penglihatan dalam unsur-unsur visual sehingga terbentuk interaksi yang
menekankan pada bahasa visual sebagai kekuatan utama. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui pentingnya peran komunikasi visual sebagai sarana
promosi Lilin Aromaterapi di Kecamatan Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin,
memperkenalkan Lilin Aromaterapi melalui desain visual dan untuk mengetahui
faktor penghambat dan pendukung dari analasis peran komunikasi visual sebagai
sarana promosi Lilin Aromaterapi. Metode penelitian menggunakan pendekatan
kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi,
wawancara dan dokumentasi kepada sembilan orang. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dari total sembilan orang yang sudah diwawancarai, ada
delapan orang yang mengenal handphone serta lima orang yang sudah mengenal
belanja online dan empat orang sudah mengetahui produk Lilin Aromaterapi.
Visual Communication Design, is the activity concerned involving sight in the elements visual so that an
interaction that emphasizes on visual language as main power. The purpose of this research is to know the
importance of visual communication as a means of promotions candle aromaterapy in west banjarmasin
district banjarmasin city. Introduce candle aromaterapy through visual design and for knowing inhibiting and
supporting factors from analysis the role of visual communication as means promotion candle aromaterapy.
research method using qualitative approach with type of descriptive research. data collected through
observation, interview and documentation to nine person. research result show that from total nine person
who have been interviewed, there are eight people know handphone and fourth people know shopping
online and fourth person know product candle aromaterapy.