Abstract :
Toxic Parents atau Toxic Parenting sendiri ialah merupakan cara orang tua mengasuh dan mendidik anak dengan cara yang salah atau keliru dampak yang ditimbulkan dari perilaku ini salah satunya ialah pada kepercayaan diri khusus nya pada anak muda yang pernah mendapatkan perlakuan tersebut dari orang tua mereka. Adapun tujuan Penelitian ini ialah untuk mengetahui pola komunikasi yang dilakukan anak muda di Banjarmasin Timur dalam menyikapi perilaku Toxic Parents serta untuk mengetahui apa saja penyebab perilaku tersebut dan dampak nya terhadap kepercayaan diri anak muda yang ada di kecamatan Banjarmasin Timur
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan dengan Tekhnik observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada delapan belasan informan. Analisis data menggunakan menggunakan Teori Pola Komunikasi sirkluar Charles E.Osgood dan Wilbur Schramm
Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak muda menggunakan pola komunikasi sirkular dalam menyikapi perilaku Toxic Parents
Toxic Parents or Toxic Parenting itself is a way for parents to care for and educate
children in the wrong or wrong way, the impact of this behavior is one of them is on the
special self-confidence of young people who have received such treatment from their
parents. The purpose of this study is to find out the communication patterns carried out
by young people in East Banjarmasin in responding to the behavior of Toxic Parents and
to find out what are the causes of this behavior and its impact on the self-confidence of
young people in the East Banjarmasin sub-district. This research uses a qualitative
approach with the type of case study research. Data were collected by using observation,
interview, and documentation techniques to eighteen informants. Data analysis using
Circular Communication Pattern Theory Charles E. Osgood and Wilbur Schramm
The results show that young people use circular communication patterns in responding to
the behavior of Toxic Parents