Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi yang digunakan Yayasan Al Ajyb dalam membina keagamaan anak jalanan di kota Banjarmasin dan kendala apa saja yang dihadapi Yayasan dalam membina keagamaan anak jalanan
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatid dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada enam orang informan. Analisis data menggunakan catatan lapangan dan menggunakan teori komunikasi intrapersonal, interpersonal, dan kelompok.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yayasan Al Ajyb menggunakan pola komunikasi interpersonal, interpersonal, dan kelompok dalam melakukan pembinaan keagamaan terhadap anak jalanan.
The purpose of this research are to find the communication patterns used by Al Ajyb
foundation to fostering street children religion in Banjarmasin city and what are the obstacles faced
by the Foundation in order to fostering the religion of street children.
This study uses a qualitative approach with a qualitative descriptive type of research. Data
were collected by using observation, interview, and documentation techniques to six informants. Data
analysis uses field notes and uses the theory of intrapersonal, interpersonal and group
communication.
The results showed that the Al Ajyb Foundation used intrapersonal, interpersonal and group
communication patterns to fostering street children religion.