Abstract :
Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui bagaimana peran bagian organisasi dalam meningkatkan budaya kerja dilingkungan sekretariat daerah kota banjarmasin, (2) untuk mengetahui faktor penghambat dalam meningkatkan budaya kerja dilingkungan sekretariat daerah kota banjarmasin. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitaif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data melalui observasi, kepustakaan, dokumentasi dan wawancara kepada pegawai bagian organisasi sekretariat daerah kota banjarmasin. Sampel mengunakan teknik snowball sampling. Analis data menggunakan redukasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan (1) dalam meningkatkan budaya kerja upaya dari bagian organisasi yaitu penilaian budaya kerja dilakukan setiap bulan dan dievaluasi secara keseluruhan pada akhir tahun, (2) kendala dari bagian organisasi salah satunya komunikasi dan kerjasama dengan OPD lainnya, jika adanya keterlambatan pelaporan kinerja dari OPD maka akan terhambat juga mobilitas dari bagian organisasi dalam monitoring perihal budaya kerja.
The study aims (1) to find out how the role of the organization in improving work in the
regional secretariat of Banjarmasin, (2) to determine the inhibiting factors in improving work
culture in the secretariat environment of Banjarmasin. The research method uses a qualitative
approach with a descriptive type of research. Collecting data through observation, literature,
documentation and interviews with employees of the regional secretariat organization of the
city of Banjarmasin. The sample uses snowball sampling technique. Data analysis uses data
reduction, data presentation and conclusion drawing.
The results of this study indicate (1) in improving the work culture of the organization's
efforts, namely the work culture that is carried out every month and as a whole at the end of
the year, (2) the obstacles from the organizational part are communication and collaboration
with other OPD, if the delay in reporting the performance of the OPD will also hamper the
mobility of the part of the organization in monitoring work culture.