DETAIL DOCUMENT
PENGUJIAN PENGARUH PENAMBAHAN WINGLET PADA PADA TURBIN ANGIN SAVONIUS UNTUK KECEPATAN ANGIN RENDAH SKALA LAB
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Mbura, Nitanael Nicodimus
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2022-06-30 03:29:39 
Abstract :
Turbin angin savonius salah satu jenis turbin angin sumbu vertikal yang di letakkan di ladang angin untuk putaran angin rendah, dengan memanfaatkan aliran angina yang ada. Konstruksi turbin sangat sederhana, tersusun dari dua buah sudu setengah silinder. Pada perkembangannya turbin Savonius ini banyak mengalami perubahan bentuk rotor, untuk menghasilkan daya listrik yang maksimal. Turbin yang sesuai untuk kecepatan angin rendah adalah jenis turbin savonius tetapi perlu di lakukan modifikasi untuk menambah daya tangkap angin dengan menambahkan winglet pada ujung lengkungan sudu. Turbin ini memiliki torsi awal yang besar pada kecepatan angin rendah. Secara sederhana pembuatan konstruksi dapat dilakukan dengan melengkungkan flat aluminium dan membentuknya menjadi profil lengkung U yang di tambahkan winglet Pengarah angin pada ujung lengkungan, turbin seperti ini disebut juga dengan rotor savonius tipe U. Turbin savonius temasuk turbin tipe sumbu tegak (vertikal axis) yang rotornya dapat berputar untuk semua arah angin. Hasilnya, Dilakukan 3 kali percobaan tanpa winglet, pertama dengan kecepatan angin 3,24 m/s menghasilkan daya potensial angin (Pw) 3,125, Tip Speed Ratio (?) 0,22 dan Koefisien torsi (CT) 2,226688. Kedua dengan kecepatan angin 5,16 m/s menghasilkan daya potensial angin (Pw) 12,623, Tip Speed Ratio (?) 0,24 dan Koefisien torsi (CT) 2,090462. Ketiga dengan kecepatan angin 7,44 m/s menghasilkan daya potensial angin (Pw) 37,837, Tip Speed Ratio (?) 0,41 dan Koefisien torsi (CT) 1,224194. Sedangkan dengan winglet pertama dengan kecepatan angin 3,24 m/s menghasilkan daya potensial angin (Pw) 3,125, Tip Speed Ratio (?) 0,23 dan Koefisien torsi (CT) 2,178271. Kedua dengan kecepatan angin 5,16 m/s menghasilkan daya potensial angin (Pw) 12,623, Tip Speed Ratio (?) 0,28 dan Koefisien torsi (CT) 1,781368. Ketiga dengan kecepatan angin 7,44 m/s menghasilkan daya potensial angin (Pw) 37,837, Tip Speed Ratio (?) 0,50 dan Koefisien torsi (CT) 1,004889. 
Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin