DETAIL DOCUMENT
ANALISIS SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATULICIN KABUPATEN TANAH BUMBU TAHUN 2021
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
RIVAINUDIN, AKHMAD
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-02-21 02:49:41 
Abstract :
Diare adalah suatu kondisi dimana seseorang buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair, bahkan dapat berupa air saja dan frekuensinya lebih sering (biasanya tiga kali atau lebih) dalam satu hari. Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu pada tahun 2020 frekuensi kejadian diare hingga mencapai angka 15,18% dengan laporan jumlah angka balita yang dilayani terhadap kejadian diare mencapai angka 795 balita dengan keseluruhan adalah 5.238 balita. Sedangkan untuk wilayah kerja Puskesmas Batulicin sendiri pada tahun 2020 sebanyak 332 balita menurut data dari Dinkes Tanah Bumbu terdapat 50 balita yang mendapat pelayanan penyakit diare di wilayah kerja Puskesmas Batulicin. Rancangan penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini bersifat analitik karena ingin melihat hubungan antara variabel independen dan dependen yang dianalisis dalam satu waktu atau satu kali disetiap responden. Dengan kesimpulan yang didapatkan Berdasarkan perhitungan analisis statistik diperoleh nilai p=(0,069) < 0,05 untuk kondisi jamban dengan kejadian diare, p=(0,000) < 0,05 untuk ketersediaan air bersih, dan p=(0,137) < 0,05 untuk kondisi saluran pembuangan air limbah dengan kejadian diare, dapat disimpulkan bahwa kondisi penyediaan air bersih memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian diare, sedangkan untuk kondisi jamban dan kondisi saluran pembuangan air limbah tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian diare pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2021, gambaran umum mengapa bisa tidak berdampak dikarnakan peran orang tua yang mengawasi secara penuh balita agar tidak beraktivitas di dekat jamban maupun saluran pembuangan air limbah. Diarrhea is a condition in which a person defecate in a mushy consistency or liquid, even water can be alone and frequency more often (usually three times or more) in one day. According to the data public health offices in district tanah bumbu in 2020 the diarrhea frequency reaching the amount of 15,18 % with the numerical quantities to and served the 795 diarrhea and reached a 5.238 and is. While for the working areas of puskesmas batulicin own by the year 2020 as many as 332 toddlers according to data from the health office Tanah Bumbu there are 50 of under-fives who received health diarrhea in the work area of puskesmas batulicin. Was used in the study design, design of observational analytic research with the approach cross sectional. This research is analytic because want to see the relation between variables independent and dependent analyzed in one time or once luminance respondents. With the conclusions obtained based on the calculation of statistical analysis obtained the p = ( 0,069 ) & lt; 0,05 privy to the condition as the, diarrhea p = ( 0,000 ) & lt; 0,05, fresh water supplies to and p = ( 0,137 ) & lt; 0,05 for the condition as the waste water sewer, diarrhea it can be concluded that the clean water supply significant links with gen, diarrhea while privy to the condition and the waste water sewer no significant links to events of diarrhea in children under five in the work area district centers batulicin land, 2021 years seasoning a general picture of why could not affect dikarnakan role parents over full toddlers to exertion near privy. waste water and sewer. 
Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin