DETAIL DOCUMENT
KAJIAN KOMPARASI PENDAPATAN USAHATANI PADI DAN JAGUNG DESA BENTOK KAMPUNG KECAMATAN BATI-BATI KABUPATEN TANAH LAUT PROVINSI KALIMANTAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Ansyari, Zakaria
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2022-01-10 03:56:09 
Abstract :
Tujuan Mengetahui teknis budidaya padi dan jagung di Desa Bentok Kampung Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan. Menghitung komparasi pendapatan usahatani padi dan jagung di Desa Bentok Kampung Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan. Jumlah populasi sebanyak 40 orang maka yang diambil menjadi sampel sebanyak 30 orang. Metode penentuan sampel yang digunakan untuk petani jagung menggunakan metode puposive sampling dengan kriteria sebagai berikut : Petani aktif, varietas RK 457, Pengalaman minimal 2 tahun. Variabel yang DiamatiAdapun variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah Teknis budidaya padi dan jagung, Jenis, jumlah dan harga input, Jumlah dan harga output, Komparasi pendapatan usahatani padi dan jagung,Permasalahan yang dihadapi. Hasil penelitian ini menunjukan dari total biaya yang dikeluarkan Penerimaan padi Rp 17.940.000 dan jagung Rp 24.000.000, Biaya Produksi Padi Rp 8.220.458 dan jagung Rp 9.132.910, keuntungan padi Rp 9.719.542 dan jagung Rp 14.867.090 serta RCR dari padi 2,18 dan jagung 2,62 selisih dari RCR adalah 0,44 lebih layak Jagung. Knowing the technicalities of rice and corn cultivation in Bentok Village, Bati-Bati Subdistrict, Tanah Laut Regency, South Kalimantan Province. Comparing rice and corn farming income in Bentok Village, Bati-Bati Subdistrict, Tanah Laut Regency, South Kalimantan Province. The total population is 40 people, then 30 people are taken as samples. The sampling method used for corn farmers uses purposive sampling method with the following criteria: Active farmer, RK 457 variety, minimum 2 years experience. Variables Observed The variables observed in this study were technical rice and corn cultivation, type, quantity and price of input, quantity and price of output, comparison of rice and corn farming income, problems encountered.. The results of this study show that from the total costs incurred, rice revenue is Rp. 17,940,000 and corn is Rp. 24,000,000, rice production costs are Rp. 8,220,458 and corn is Rp. 9,132,910, rice profits are Rp. 9,719,542 and corn is Rp. 14,867,090 and RCR. from rice 2.18 and maize 2.62 the difference from RCR is 0.44 more feasible. Corn. 
Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin