Abstract :
Perkembangan pembangunan di Kalimantan Selatan khususnya kota Rantau yang makin banyak dan besar, seperti perkantoran, perumahan, ruko, rumah makan dan gedung pemerintahan. Pondasi kayu galam yang banyak terdapat di sepanjang rawa Kalimantan. Karena galam mudah didapatkan, harganya terjangkau dan tahan lama maka masyarakat yang berada di wilayah Kalimantan banyak yang menggunakan tiang galam yang biasanya digunakan oleh masyarakat sebagai pondasi untuk bangunan. Penyelidikan tanah dengan menggunakan metode statis adalah penyelidikan Cone Penetration Test (CPT) atau sondir. Nilai Daya Dukung Ultimit Pondasi Tunggal (Qa) dengan metode Meyerhoff dengan kedalaman 5m sebesar 2,471 ton. Nilai Daya Dukung Ultimit Pondasi Kelompok (Qg) dengan metode Meyerhoff dengan kedalaman 5m sebesar 7,591 ton.
The development of development in South Kalimantan, especially the city of Rantau, is increasing
and larger, such as offices, housing, shop houses, restaurants and government buildings. There
are many galam wood foundations along the Kalimantan swamps. Because galam is easy to
obtain, affordable and durable, many people in the Kalimantan region use galam poles which are
usually used by the community as a foundation for buildings. Soil investigation using static
methods is the Cone Penetration Test (CPT) investigation or sondir. The ultimate bearing capacity
of a single foundation (Qa) using the Meyerhoff method with a depth of 5m is 2,471 tons. The
ultimate bearing capacity of the group foundation (Qg) using the Meyerhoff method with a depth
of 5m is 7,591 tons.