Abstract :
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana penanam
nilai-nilai kewirausahaan di dalam keluarga, metode apa yang digunakan untuk
menerapkan nilai-nilai kewirausahaan, dan apa dampak dari pendidikan
kewirausahaan dalam keluarga pada masyarakat di Desa Barana Kecamatan Bangkala
Barat Kabupaten Jeneponto.
Tipe penelitian yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah tipe
penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Cara pengumpulan data yaitu
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap objek penelitian. Tahap
analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data merupakan
proses pemilihan, pemusatan perhatian, pengabstraksian dan pengtransformasian data
kasar dari lapangan, dilanjut dengan penyajian data, kemudian penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai kewirausahaan
dalam beberapa keluarga pada masyarakat di Desa Barana sudah terlaksanakan dilihat
dari turut sertanya anak pedagang maupun petani dalam membantu usaha orang
tuanya, dan pada keluarga PNS meskipun tidak memiliki penghasilan selain dari
gajinya, namun tetap menanamkan nilai-nilai kejujuran, kerja keras, dan disiplin yang
termasuk dalam nilai-nilai kewirausahaan. Metode yang digunakan untuk
menanamkan nilai-nilai kewirausahaan adalah metode internalisasi, metode
pembiasaan, dan metode latihan-latihan kecakapan kerja kewiraswastaan. Dampak
dari pendidikan kewirausahaan dalam keluarga pada masyarakat di Desa Barana
Kecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto adalah kesejahteraan meningkat
dengan terciptanya lapangan pekerjaan, mengkombinasikan faktor-faktor produksi,
dan motivasi anak untuk bersekolah tinggi.
Kesimpulan pada penelitian ini adalah penerapan nilai-nilai kewirausahaan
dalam beberapa keluarga pada masyarakat di Desa Barana sudah terinternalisasikan,
namun meskipun penerapan nilai-nilai kewirausahaan dalam keluarga pada
masyarakat di Desa ini sudah terlaksanakan, pemahaman bahwa menjadi PNS lebih
2
baik dibandingkan menjadi seorang wirausaha masih melekat dalam pemikiran para
orang tua. Metode pendidikan kewirausahaan dalam keluarga merupakan jalan untuk
menerapkan nilai-nilai kewirausahaan dalam keluarga, pada penelitian ini terdapat 3
metode dalam pendidikan kewirausahaan, yakni metode internalisasi, metode
pembiasaan, dan metode latihan-latihan kecakapan kerja kewiraswastaan. Dampak
pendidikan kewirausahaan dalam keluarga pada masyarakat di Desa Barana adalah
pendidikan kewirausahaan adalah jalan untuk menciptakan wirausahawan sehingga
ini dapat mensejahterakan keluarga pada khususnya dan masyarakat atau Desa pada
umumnya dari segi ekonomi dan sosial.
Kata Kunci : Pendidikan Kewirausahaan, Keluarga.