Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang dijadikannya Perkampungan
Adat Ke?te Kesu? sebagai objek wisata , perkembangan Objek Wisata Ke?te Kesu?
dan dampak keberadaan Objek Wisata Ke?te Kesu? di bidang ekonomi, sosial budaya,
lingkungan, dan pendidikan di Kabupaten Toraja Utara.
Penelitian ini menggunakan dengan menggunakan metode penelitian sejarah
yang terdiri dari empat tahapan, yaitu heuristik (mencari dan mengumpulkan
sumber), kritik sumber (kritik intern dan ektern), interpretasi (penafsiran sumber) dan
historiografi (penulisan sejarah). Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara
melakukan penelitian lapangan terdiri dari wawancara dan mengumpulkan sumbr
arsip serta literatur-literatur yang berhubungan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang dijadikannya
Perkampungan Adat Ke?te Kesu? sebagai objek wisata tidak terlepas dari datangnya
peneliti-peneliti yang merupakan peserta Konfrensi PATA (Pacifik Area Travel
Association). Sehingga pada tahun 1975 pemerintah pusat dalam hal ini Menteri
Pariwisata Susilo Sudarma mengusulkan untuk menjadikan kampung adat Ke?te
Kesu menjadi objek wisata. Kemudian dalam perkembangan setiap tahunnya
menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dapat dilihat dari jumlah sarana
dan prasarana yang mulai memadai. Keberadaan objek wisata Ke?te Kesu?
memberikan dampak bagi kehidupan perekonomian, baik bagi masyarakat sekitar
pada khususnya dan Kabupaten Toraja Utara pada umumnya dan juga memberikan
dampak pada aspek lainnya seperti sosial budaya, lingkungan dan pendidikan..
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa objek wisata
ke?te kesu? di bawah pengelolaan dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten toraja
utara bersama dengan yayasan ke?te kesu? sebagai objek wisata yang paling banyak
memberikan sumbangsinya terhadap PAD kabupaten toraja utara.
Kata Kunci : Perkampungan Adat Ke?te Kesu?, Perkembanagan Objek Wisata
Ke?te Kesu? dan kabupaten Toraja Utara