Abstract :
Abstrak: Artikel ini menyajikan deskripsi efikasi diri guru matematika dalam menerapkan
penilaian autentik ditinjau dari pengalaman mengajar. Berdasarkan hasil penelitian yang
dilaksanakan di dua sekolah di Sungguminasa Kabupaten Gowa dengan menggunakan kuesioner
efikasi diri dan pedoman wawancara sebagai metode pengumpulan data, hasil penelitian
menujukkan (1) Subjek lama mengajar lebih dari lima tahun dan frekuensi mengikuti pelatihan
lebih dari tiga kali memiliki efikasi diri yang tinggi dalam menyusun instrumen penilaian,
optimis dalam menerapkan teknik penilaian dan yakin dalam menerapkan penilaian yang objektif
dan bertanggung jawab, (2) Subjek lama mengajar lebih dari lima tahun dan mengikuti pelatihan
kurang dari tiga kali memiliki efikasi diri yang tinggi dalam menyusun instrumen penilaian,
kurang optimis dalam menerapkan teknik penilaian yang rumit dan memiliki keyakinan dalam
menerapkan penilaian yang objektif tetapi tidak dapat merekap nilai peserta didik tepat waktu,
(3) Subjek lama mengajar kurang dari lima tahun dan mengikuti pelatihan lebih dari tiga kali
memilih menggunakan instrumen penilaian yang akan memudahkan dalam mengolah nilai, tidak
yakin dalam pelaksanaan teknik penilaian kompetensi pengetahuan, merasa tidak mampu
merekap nilai tepat waktu jika dihadapkan dengan instrumen penilaian yang rumit; 4) Subjek
lama mengajar kurang dari lima tahun dan frekuensi pelatihan kurang dari tiga kali memilih
instrumen yang akan memudahkan dalam mengolah nilai, kurang optimis dalam menerapkan
penilaian kompetensi sikap dan pengetahuan, kurang yakin dapat bersikap objektif.
Kata kunci: efikasi diri, penilaian autentik, pengalaman mengajar