Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan status morbiditas diare siswa SD setelah mengkonsumsi biskuit substitusi tepung ikan mujair dan tepung beras merah, perbedaan penurunan status morbiditas diare antara siswa SD yang mengkonsumsi biskuit dengan yang tidak mengkonsumsi biskuit substitusi tepung ikan mujair dan beras merah. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum intervensi terdapat 3 orang anak yang menderita morbiditas diare dengan frequensi 1 kali selama 1 hari (23,1%) kemudian setelah intervensi sudah tidak ada lagi anak yang menderita morbiditas diare sehingga dapat disimpulkanbahwa pada kelompok perlakuan terjadi penurunan status morbiditas anak dengan meningkatnya status sehat anak dari sebelum intervensi 76,9% dan setelah intervensi meningkat menjadi 100%. Selain itu tidak terdapat perbedaan penurunan status morbiditas antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan karena P-Value > 0,05. Hal ini terjadi karena dari kedua kelompok menunjukkan setelah intervensi sudah tidak ada lagi anak yang mengalami morbiditas diare.
Kata kunci: BiskuitSubstitusidan Status Morbiditas