Institusion
Universitas Negeri Makassar
Author
MUSTAFA, MUSTAFA
Jufri, Jufri
AJ, Andi Agussalim
Subject
BAHASA INDONESIA
Datestamp
2018-12-13 04:20:20
Abstract :
Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mendeskripsikan representasi kata dalam diskursif ragam hukum, moral/religius, dan sosial dalam tinjauan wacana
kritis; (2) untuk mendeskripsikan representasi frasa dalam diskursif ragam hukum, moral/religius, dan sosial dalam tinjauan wacana kritis; (3) untuk mendeskripsikan
representasi kalimat dalam diskursif ragam hukum, moral/religius, dan sosial dalam tinjauan wacana kritis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data
penelitian ini adalah pernyataan/pengungkapan yang mengandung bahasa kekuasaan yang memiliki muatan idelogis berupa kata, frasa, dan kalimat dalam wacana ragam hukum, moral/religius, dan sosial. Sumber data dalam penelitian ini adalah media massa surat kabar daring baik lokal, regional, dan nasional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, baca, dan catat. Teknik
analisis data dilakukan melalui identifikasi, reduksi data, penyajian data, dan
penyimpulan data/verifikasi serta kesimpulan akhir rekomendasi. Hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa: 1) ditemukan penggunaan nomina dan verba bermuatan ideologi sebagai representasi kata dalam diskursif ragam hukum, moral/religius, dan sosial. 2) ditemukan penggunaan frasa nominal bermuatan ideologi sebagai representasi frasa dalam diskursif ragam hukum; penggunaan frasa nominal, frasa verbal, frasa adjektival bermuatan ideologi dalam diskursif moral/religius;
penggunaan frasa nominal dan frasa verbal bermuatan ideologi sebagai representasi frasa dalam diskursif sosial. 3) ditemukan kalimat tunggal dan
majemuk sebagai representasi kalimat bermuatan ideologi dalam diskursif ragam
hukum dan sosial, serta penggunaan kalimat tunggal bermuatan ideologi sebagai
representasi kalimat dalam diskursif moral/religius. Temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa wacana yang digunakan oleh pemerintahan Kabupaten Mimika mengahasilkan wacana yang mendominasi dan wacana yang terpinggirkan tetapi umumnya wacana yang dihasilkan yaitu wacana yang mendominasi.
Kata kunci: bahasa kekuasaan, Pemerintahan Kab. Mimika, wacana kritis.