Institusion
Universitas Negeri Makassar
Author
Nengsi, Misra
Amiruddin, H.
Sakka, Abdul Rahman A.
Subject
Pendidikan Antropologi
Datestamp
2019-01-07 03:42:15
Abstract :
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sejarah munculnya mitos Sange Serri dalam proses mapatappe pada Suku Bugis, berawal dari pengetahuan masyarakat tentang adanya makna rumah yang terbagi menjadi tiga bagian dan apalagi yang berkaitan dengan atap atau seng. Sejalan dengan itu terdapat juga dari kepercayaan nenek moyang tentang kegagalan panen yang terjadi ketika tidak menyelesaikan proses mapatappe dalam sehari. Mitos mapatappe yang dipercaya oleh masyarakat Suku Bugis sejak zaman dahulu hingga sekarang ini masih dipercayai oleh masyarakat setempat sampai sekarang ini, yang diwarisi oleh nenek moyang mereka. (2) Alasan Suku Bugis masih mempercayai adanya mitos Sange Serri dalam proses mapatappe, karena ada pengalaman pribadi yang dirasakan oleh masyarakat terkait akibat yang ditimbulkan dari mitos mapatappe seperti kegagalan panen apabila masyarakat setempat tidak dapat menyelesaikan mapatappe dalam sehari. (3) Implikasi kepercayaan terhadap mitos Sange Serri dalam proses mapatappe pada Suku Bugis, Implikasi dari kepercayaan ini terdapat dua jenis dampak dari kepercayaan terhadap mitos mapatappe yaitu dampak positif dan negatif. Dampak positifnya yaitu masyarakat yang ada di Kelurahan Noling masih sangat kental dengan kebudayaan gotong royong adapun dampak negatif dari kepercayaan Suku Bugis dari mitos mapatappe yaitu: Adanya kerugian materil dan kurangnya pengetahuan masyarakat yang percaya pada mitos mapatappe.
Kata Kunci: Suku Bugis, Kebudayaan, dan Mitos.