Institusion
Universitas Pakuan
Author
Islamiati, Dhea
Prasetyorini, Prasetyorini
Moerfiah, Moerfiah
Subject
Farmasi
Datestamp
2022-11-11 02:25:34
Abstract :
ABSTRAK
Hiperurisemia adalah suatu keadaan dimana kadar asam urat dalam darah meningkat. Buah
sirsak memiliki kandungan senyawa seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan tannin. Senyawa
flavonoid dapat menghambat aktivitas enzim xantin oksidase pada basa purin sehingga
menurunkan produksi asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas dosis
dari ekstrak buah sirsak dalam menurunkan kadar asam urat. Hewan coba yang digunakan
sejumlah 40 ekor dibagi ke dalam 8 kelompok perlakuan, setiap kelompok terdiri dari 5 ekor
tikus sebagai ulangan. Kelompok perlakuan terdiri dari: kelompok negatif (CMC Na 0,5%),
kelompok positif (Allopurinol 2,52 mg/200 g BB), Kelompok ekstrak etanol 96% buah sirsak
dengan dosis 1,2, dan 3 berturut-turut 15 mg/200 g BB, 30 mg/200 g BB dan 60 mg/200 g BB
dan kelompok ekstrak etil asetat buah sirsak dosis 1,2, dan 3 berturut-turut 15 mg/200 g BB,
30 mg/200 g BB dan 60 mg/200 g BB diberikan selama 9 hari. Hasil penelitian menunjukan
ekstrak etanol 96% buah sirsak dengan dosis 60 mg/200 g BB (dosis 3) merupakan dosis paling
efektif sebagai penurunan kadar asam urat darah tikus dengan lama waktu penyembuhan
selama 9 hari.
Kata Kunci : Asam Urat, Buah Sirsak, Vitamin C