Institusion
Universitas Pakuan
Author
Nafisah Abd.Nf, Durrotun
Komala, Oom
Fajar Utami, Novi
Subject
Farmasi
Datestamp
2022-09-03 17:35:26
Abstract :
ABSTRAK
Salah satu penyebab disentri adalah Shigella dysentriae. Pengobatan disentri dapat dilakukan
dengan menggunakan daun pandan wangi (Pandanus amarylifolius) dan daun jambu biji (Psidium
guajava). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi kombinasi ekstrak etanol 96% daun
pandan wangi dan daun jambu biji yang memberikan aktivitas paling efektif dalam menghambat
pertumbuhan bakteri S.dysentriae. Daun pandan wangi dan daun jambu biji diekstraksi dengan
menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh kemudian diuji
KHM dengan metode dilusi agar pada konsentrasi 20%, 25%, 30%, 35% untuk ekstrak daun pandan
wangi dan konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40% untuk ekstrak daun jambu biji. Nilai KHM ekstrak daun
pandan wangi diperoleh pada konsentrasi 30% dan ekstrak daun jambu biji diperoleh pada kosentrasi
40%. Kemudian di uji LDH dengan metode difusi cakram dengan perlakuan konsentrasi 30% ekstrak
tunggal daun pandan wangi (K1), 40% ekstrak tunggal daun jambu biji (K2), kombinasi 1 (daun
pandan wangi 30%+ daun jambu biji 40%) (K3), kombinasi 2 (daun pandan wangi 35%+ daun jambu
biji 40%) (K4), kombinasi 3 (daun pandan wangi 40%+ daun jambu biji 40%) (K5). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun pandan wangi dan daun jambu biji lebih efektif dalam
menghambat pertumbuhan bakteri S.dysentriae dibandingkan dengan masing-masing ekstrak tunggal
tanaman. Konsentrasi kombinasi yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri
S.dysentriae adalah konsentrasi kombinasi 3 (daun pandan wangi 40%+ daun jambu biji 40%) dengan
rata-rata lebar daya hambat 5,625 mm dengan kategori sedang.
Kata kunci: Daun Pandan Wangi, Daun Jambu Biji, Kombinasi, Shigella dysentriae.