Institusion
Universitas Pakuan
Author
Rahmi, Aulia
Rustiani, Erni
Nurmala, Sara
Subject
Farmasi
Datestamp
2022-09-03 17:30:25
Abstract :
ABSTRAK
Daun talas (Colocasia esculenta) memiliki kandungan senyawa aktif diantaranya
flavonoid dan fenolik yang berperan sebagai antibakteri dan antiinflasi. Berdasarkan
kandungan metabolit sekunder tersebut maka ekstrak daun talas dibuat dalam bentuk
sediaan gel untuk pengobatan luka bakar yang terinfeksi. Pemberian sediaan topikal yang
tepat dan efektif diharapkan dapat mengurangi dan mencegah infeksi pada luka.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektifitas gel ekstrak daun talas sebagai
penyembuh luka bakar yang terinfeksi pada tikus putih jantan.Kelompok perlakuan hewan
ujiterdiri dari F1 (ekstrak daun talas 1%), F2 (ekstrak daun talas3%), F3 (ekstrak daun
talas5%), kontrol positif (bioplacenton) dan kontrol negatif (basis gel). Metode yang
digunakan metode Mortondengan luka pada bagian punggung atas berbentuk lingkaran
diameter ± 1,5 cmdan diberikan suspensi bakteri Pseudomonas aeruginosa. Proses
penyembuhan ditandai dengan penurunan diameter luka pada tikus. Hasil penelitian
menunjukkan efek gel ekstrak daun talasberbeda secara signifikan dengan kontrol negatif.
Gel ekstrak daun talas 5% (F3) memiliki persentase efektifitas dalam penyembuhan luka
bakar 99,91% dengan lama penyembuhan 16 hari.
Kata kunci:Daun Talas, Gel, Luka Bakar, Pseudomonas aeruginosa.