Institusion
Universitas Pakuan
Author
Syahputra Banurea, Dicky
E.Effendy, Mulyati
Nurmala, Sara
Subject
Farmasi
Datestamp
2022-09-03 16:20:36
Abstract :
ABSTRAK
Daun kelor (Moringa oleifera L) merupakan tanaman yang banyak tersedia dan mudah
didapatkan di Asia, khususnya di Indonesia. kelor diduga memiliki efek androgenik, hal ini
berdasarkan hasil skrining fitokimia dari daun kelor mengandung senyawa metabolit sekunder
yang salah satunya adalah steroid.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas
androgenik ektrak n-heksan daun kelor (Moringa oleifera L) dan Menentukan dosis terkecil
ekstrak n-heksan daun kelor yang memiliki aktivitas androgenik pada anak ayam jantan.
Hewan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah anak ayam jantan broiler
berumur 3 hari berjumlah 25 ekor, Kemudian hewan coba dibagi menjadi 5 kelompok
perlakuan diantaranya NaCl Fisiologis (K-), Dosis 13 mg/40 g BB ekstrak daun kelor, dosis
26 mg/40 g BB ekstrak daun kelor, dosis 52 mg/40 g BB ekstrak daun kelor dan 5 mg
metiltestosteron (K+). Dari Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak n-heksan
daun kelor dapat memberikan aktivitas androgenik yang diindikasikan dengan pertumbuhan
bobot jengger, tinggi jengger, bobot limpa dan bobot testis anak ayam jantan yang lebih besar
dari anak ayam jantan yang tidak diberi ekstrak n-heksan daun kelor, dosis 26 mg/40 g BB
adalah dosis terkecil yang memiliki aktivitas androgeniik.
Kata kunci : Ekstrak Daun Kelor, Androgenik, Testosteron.