Abstract :
Abstrak
Sumsum tulang sapi mengandung lemak, protein, vitamin, dan mineral yang mendukung
pertumbuhan, dan perkembangan otak. Kandungan lemak yang tinggi pada sumsum tulang
sapi menyebabkan sumsum tulang sapi rentan mengalami oksidasi dan kerusakan. Oleh sebab
itu, sumsum tulang sapi diolah menggunakan teknologi mikroenkapsulasi dengan teknik
spray drying untuk melindungi kualitas, aroma, citarasa dan memperpanjang umur simpan
sumsum tulang sapi. Mikrokapsul sumsum tulang sapi bali diproduksi dengan perbandingan
konsentarsi maltodekstrin, gum arab, dan susu bubuk sebagai bahan penyalut yang diolah
menggunakan spray dryer dan disimpan dalam metallized plastic. Pengujian bentuk
morfologi mikrokapsul dilakukan menggunakan metode scanning electron microscopy dan
pengujian pengaruh penambahan bahan penyalut terhadap senyawa kimia yang terkandung
dalam sumsum tulang sapi dan mikrokapsul sumsum tulang sapi bali menggunakan
menggunakan LC-MS/MS QTOF yang dilakukan pada 4 formulasi yang berbeda.
Mikrokapsul sumsum tulang sapi bali yang dihasilkan mempunyai bentuk bulat, permukaan
halus, tidak ditemukan pori maupun lubang pada permukaannya, dan terdapat 4 senyawa
bioaktif dalam mikrokapsul sumsum tulang sapi bali yang termasuk ke dalam golongan
fosfolipid yang meliputi : phospahatidylethanolamine, phosphatidylinositol, sphingomyelin,
dan lysophosphatidic acid yang bermanfaat dalam proses metabolisme di dalam tubuh dan
perkembangan otak.
Kata kunci : Sapi Bali, sumsum tulang sapi, mikrokapsul, spray dryer, fosfolipid, scanning
electron microscopy, LC-MS/MS QTOF