Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk Menentukan aktivitas antibakteri pada ekstrak n?Heksan, etil asetat dan etanol kulit batang kayu manis dengan metode refluks terhadap
bakteri Sterptococcus mutans dan Menentukan konsentrasi dari ekstrak kulit batang kayu
manis dengan metode refluks terhadap aktivitas antibakteri Streptococcus mutans
Penelitian ini dilakukan menggunakan metode refluks dengan tiga pelarut yaitu n-heksan,
etil asetat dan etanol. Tujuan penelitian ini untuk menentukan aktivitas antibakteri pada
ekstrak kulit batang kayu manis terhadap bakteri streptococcus mutans dengan
menentukan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Lebar daya hambat (LDH).
Pengujian KHM pada bakteri masing-msing konsentrasi 0,31%, 0,625%, 1,25%, dan
2,5%. Setelah pengujian KHM, ilakukan pengujian LDH dengan konsentrasi 2,5%, 5%
dan 10%. Dengan Kontrol positif amoxcilin dan kontrol negatif dimethyl sulfoksida
(DMSO). Hasil penelitian menunjukan ekstrak n-Heksan, etil asetat dan etanol 96% kulit
batang kayu manis memiliki aktivitas terhadap bakteri Sterptococcus mutans dengan
nilai KHM haslil ekstrak n-Heksan yaitu 2,5%, etil asetat 2,5% dan etanol 96% yaitu
2,5%. Ekstrak etanol 96% pada konsentrasi 10% memiliki nilai aktivitas paling baik
dengan hasil daya hambat 10,6mm (kuat).
Kata kunci : kayu manis, Aktivitas Antibakteri, Streptococcus Mutans