Institusion
Universitas Pakuan
Author
AGUSTIN, MIA
MAROTA, ROCHMAN
ALIPUDIN, ASEP
Subject
Akuntansi keuangan
Datestamp
2022-08-29 02:48:37
Abstract :
MIA AGUSTIN. 022117212. Pengaruh Likuiditas, Leverage, Ukuran Perusahaan dan Arus
Kas Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang
Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2019. Pembimbing :
ROCHMAN MAROTA dan ASEP ALIPUDIN. 2021
Kondisi ekonomi yang selalu mengalami perubahan telah mempengaruhi kegiatan
dan kinerja perusahaan, baik perusaahan kecil maupun perusahaan besar. Persaingan
perusahaan satu dengan yang lainnya semakin lama semakin ketat, sehingga menyebabkan
biaya yang akan dikeluarkan oleh perusahaan juga semakin tinggi. Perusahaan yang tidak
mampu bersaing untuk mempertahankan kinerjanya lambat laun akan tergusur dari
lingkungan industrinya dan akan mengalami kebangkrutan. Perusahaan yang terus
menunjukan kinerja yang menurun dikhawatirkan akan mengalami kondisi financial distress
yang berujung pada kebangkrutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengaruh Likuiditas, Leverage, Ukuran Perusahaan dan Arus Kas secara parsial dan simultan
terhadap financial distress pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2019.
Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur sektor industri barang
konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2019. Jumlah sampel yang
digunakan dalam penelitian ini sebanyak 6 perusahaan. Sampel dipilih menggunakan metode
purposive sampling. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik
kuantitatif bersifat verifikatif yang berfungsi sebagai penganalisis data yang telah
dikumpulkan. Data diuji dengan menggunakan SPSS versi 25 dengan menggunakan uji
analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik dan uji hipotesis.
Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa secara parsial Likuiditas tidak
berpengaruh signifikan terhadap financial distress hal ini dikarenakan ukuran rasio lancar
tidak menunjukkan bahwa aset lancar benar-benar digunakan untuk melunasi pinjaman
jangka pendek bisa jadi saat ini aset tersebut digunakan untuk pendanaan lain, seperti
pembiayaan kegiatan operasional, di dalam aset lancar terdapat akun piutang usaha dan
persediaan yang nantinya jika akan digunakan untuk membayar kewajiban lancar perusahaan
memerlukan waktu yang tidak sedikit dan berbeda-beda setiap perusahaan untuk
mengkonversi piutang usaha dan persediaan dalam bentuk kas yang akan digunakan untuk
membiayai kewajiban. Leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress hal
ini dikarenakan besarnya utang yang digunakan oleh perusahaan dalam pembiayaan
operasionalnya, kemungkinan menghasilkan laba yang besar juga dan perusahaan besar
cenderung mengandalkan sebagian besar pembiayaan pada pinjaman bank. Ukuran
Perusahaan berpengaruh signifikan terhadap financial distress hal ini terjadi dimana nilai
rata-rata aset perusahaan sektor industri barang konsumsi mengalami fluktuatif dan kinerja
perusahaan menurun. Kinerja yang menurun walaupun memiliki nilai aset yang besar maka
berimplikasi terjadinya financial distress sebab perusahaan akan mudah mendapat kredit
perbankan untuk membiayai operasional perusahaan tanpa di imbangi kenaikan profit. Arus
Kas tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress hal ini disebabkan nilai arus
kas sangat fluktuatif sedangkan kondisi financial distress yg terjadi pada perusahaan relatif
stabil dan diprediksi mengalami financial distress.Fluktuasi arus kas terjadi secara ektrem,
dimana dalam satu periode perusahaan dapat mengalami keuntungan setelah itu kerugian
atau sebaliknya. Secara simultan Likuiditas, Leverage, Ukuran Perusahaan dan Arus Kas
berpengaruh signifikan terhadap financial distress.
Kata Kunci: Likuiditas, Leverage, Ukuran Perusahaan, Arus Kas dan financial distres