Institusion
Universitas Pakuan
Author
Ramlan, Rinaldy
Manaf, Chaerudin
Simamora, Patar
Subject
Manajemen keuangan
Datestamp
2022-08-29 04:29:56
Abstract :
Rinaldy Ramlan 021114612. Pengaruh Rasio Beban Operasional Pendapatan
Operasional, Non Performing Loan, Capital Adequacy Ratio, Loan To Deposit Ratio, Net
Interest Margin Terhadap Return On Assets Pada Perusahaan Sub Sektor Bank Yang
Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Pada Tahun 2011-2017. Dibawah bimbingan
Chaerudin Manaf dan Patar Simamora. 2019.
Sektor perbankan saat ini berkembang cukup signifikan. Perkembangan persaingan
di industri perbankan yang pesat dan tingkat kompleksitas yang tinggi dapat mempengaruhi
kinerja bank itu sendiri. Permasalahan yang dimiliki oleh industri perbankan di Indonesia
beberapa diantaranya meliputi peningkatan suku bunga Bank Indonesia, depresiasi rupiah,
manajemen yang tidak profesional yang menyebabkan bank tidak dapat mengontrol kredit
bermasalah nya sehingga membuat kinerja nya menurun. Bank umum di Indonesia selalu
dihadapkan dengan masalah tersebut, dituntut untuk tetap bertahan dan terus berkembang
dan menyesuaikan keadaan perekonomian yang berubah-ubah. Ada metode penilaian yang
berkaitan dengan kinerja keuangan untuk mengetahui bagaimana kondisi kesehatan pada
suatu bank. Bank harus melakukan penilaian kesehatan bank dengan menggunakan
pendekatan risiko (Risk based Bank Rating). Analisa Return On Assets Ratio mengukur
kemampuan kinerja perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan Aset
(Kekayaan) yang dimiliki setelah disesuaikan dengan biaya untuk mendanai aset tersebut.
Rasio Return on Assets penting bagi bank karena digunakan untuk mengukur efektivitas
perusahaan dalam rangka menghasilkan keuntungan dengan aktiva yang ada. Return on
Assets Ratio yaitu rasio antara laba sebelum pajak terhadap total assets. Jika nilai ROA
semakin besar maka artinya kinerja perusahaan semakin baik. Ada beberapa rasio yang
mempengaruhi rasio Return on Assets yaitu BOPO, LDR, NPL, CAR, NIM. Otoritas Jasa
Keuangan juga mengutamakan nilai profitabilitas sebuah bank yang diukur dengan ROA
karena OJK mengutamakan nilai profitabilitas yang diukur dengan aset yang dananya berasal
dari simpanan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh dari
Rasio Beban Operasional Pendapatan Operasional, Non Performing Loan, Capital Adequacy
Ratio, Loan To Deposit Ratio, Net Interest Margin Terhadap Return On Assets Pada
Perusahaan Sub Sektor Bank Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Pada Tahun
2011-2017.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu Verifikatif dengan metode Explanatory
Survey. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan metode penarikan sampel yang
digunakan yaitu Purposive Sampling. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis
Regresi Data Panel, Uji Asumsi Klasik, Uji t, Uji F, dan Uji Koefisien Determinasi dengan
menggunakan program Eviews 8.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Non Performing Loan, Loan To Deposit
Ratio, Net Interest Margin secara parsial tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. Beban
Operasional Pendapatan Operasional berpengaruh negatif terhadap profitabilitas, dan Capital
Adequacy Ratio berpengaruh positif terhadap profitabilitas. Secara simultan Beban
Operasional Pendapatan Operasional, Non Performing Loan, Capital Adequacy Ratio, Loan
To Deposit Ratio, Net Interest Margin memiliki pengaruh yang signifikan terhadap
profitabilitas.
Kata Kunci: Rasio Beban Operasional Pendapatan Operasional, Non Performing Loan,
Capital Adequacy Ratio, Loan To Deposit Ratio, Net Interest Margin,
Return On Assets