Institusion
Universitas Pakuan
Author
Astuti, Selfiana
Fadhil, Ading
Surono, Sigit Edi
Subject
Akuntansi keuangan
Datestamp
2022-08-29 04:37:35
Abstract :
Selfiana Astuti. 022114290. Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Dan
Reformasi Birokrasi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Studi Empiris Pada
Inspektorat Kabupaten Bogor). Dibawah bimbingan Ading Fadhil dan Sigit Edi Surono.
2018
Laporan keuangan dibuat untuk menyajikan informasi yang relevan, andal dan
dapat dipercaya berkenaan dengan posisi keuangan dan seluruh data transaksi yang dicatat
oleh suatu entitas pelaporan selama satu periode pelaporan. Laporan Keuangan
Pemerintah daerah (LKPD) setiap tahunnya mendapat penilaian berupa opini dari Badan
Pemeriksa Keuangan (BPK). Opini merupakan pernyataan profesional pemeriksa
mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang
didasarkan pada kriteria (i) kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintah, (ii)
kecukupan pengungkapan (adequate disclosures), (iii) kepatuhan terhadap perundang?undangan, dan (iv) efektivitas sistem pengendalian intern. Sebagai salah satu kriteria untuk
mengahasilkan laporan keuangan yang berkualitas, sistem pengendalian intern harus
dijalankan dengan memadai. Disamping itu kualitas Laporan Keuangan Pemerintah
Daerah harus didukung pula oleh reformasi birokrasi yang dijalankan dengan baik
sehingga perubahan prilaku aparatur daerah dapat menghasilkan laporan keuangan yang
akuntabel dan berkualitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Sistem
Pengendalian Intern Pemerintah Dan Reformasi Birokrasi Terhadap Kualitas Laporan
Keuangan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian verifikatif dengan metode explanatory
survey. Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sistem Pengendalian
Intern Pemerintah, Reformasi Birokrasi, dan Kualitas Laporan Keuangan. Unit analisis
penelitian dalam penelitian ini adalah auditor internal yang bekerja di Inspektorat
Kabupaten Bogor dijadikan sebagai responden. Lokasi penelitian yang akan dilakukan
adalah Inspektorat Kabupaten Bogor. Metode penarikan sampel dengan Non-Probability
Sampling. Metode analisis yang digunakan adalah uji asumsi klasik yang terdiri dari uji
normalitas, uji multikolonieritas, uji heteroskedastisitas, uji statistik t, uji statistik F,
dengan menggunakan aplikasi SPSS.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh hasil bahwa,
berdasarkan uji t bahwa Sistem Pengendalian Intern Pemerintah secara parsial
berpengaruh positif terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor,
namun Reformasi Birokrasi secara parsial tidak berpengaruh terhadap Kualitas Laporan
Keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor. Berdasarkan uji F Sistem Pengendalian Intern
Pemerintah dan Reformasi Birokrasi secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif
terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Kata kunci: sistem pengendalian intern pemerintah, reformasi birokrasi, kualitas laporan
keuangan