Institusion
Universitas Pakuan
Author
WIJAYA, PRABU RANGGA
SUNARTA, KETUT
FADILLAH, HAQI
Subject
Perpajakan
Datestamp
2022-08-29 13:27:37
Abstract :
PRABU RANGGA WIJAYA. 022114118. Pengaruh Profitabilitas terhadap Aset Pajak
Tangguhan (Deferred Tax Asset) pada Perusahaan Sub Sektor Logam dan Sejenisnya yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2019. Di bawah bimbingan : KETUT
SUNARTA dan HAQI FADILLAH. 2021.
Salah satu ukuran kinerja perusahaan yang sering digunakan sebagai dasar
pengambilan keputusan bisnis adalah laba. Kualitas laba dapat diukur dengan menggunakan
rasio profitabilitas. Rasio profitabilitas akan memberikan ukuran tingkat efektifitas
manajemen suatu perusahaan, menunjukkan efisiensi perusahaan dan menilai kemampuan
perusahaan dalam mencari keuntungan. Perusahaan yang memiliki rasio profitabilitas besar
berarti semakin baik, karena kemakmuran pemilik perusahaan meningkat dengan semakin
besarnya profitabilitas hal ini juga menyebabkan perusahaan akan menanggung beban pajak
yang semakin besar jika laba yang dihasilkannya besar. Terdapat dua versi laba dalam
laporan keuangan, yaitu laba komersial dan laba fiskal. Laba komersial adalah laba yang
terdapat dalam laporan keuangan untuk kepentingan eksternal, sedangkan laba fiskal adalah
laba yang digunakan sebagai dasar penghitungan pajak. Adanya perbedaan waktu yang
menunjukkan laba komersial lebih kecil dari pada laba fiskal menimbulkan aset pajak
tangguhan sehingga perusahaan dapat menunda pengakuan pajak terhutang pada periode
mendatang. Aset pajak tangguhan adalah jumlah pajak penghasilan yang dapat dipulihkan
pada masa depan sebagai akibat adanya perbedaan temporer yang dapat dikurangkan,
akumulasi rugi pajak yang belum di kompensasikan, dan akumulasi kredit pajak yang belum
dimanfaatkan, dalam hal peraturan pajak mengizinkan. Artinya, kemungkinan dapat
mengurangi besarnya pajak di masa yang akan datang, apabila laba fiskal tidak mungkin
tersedia dalam jumlah yang memadai untuk dikompensasikan dengan saldo rugi fiskal yang
dapat dikompensasikan atau bila dimungkinkan adanya realisasi manfaat pajak di masa
depan dengan profitabilitas kurang dari 50 persen, maka aset pajak tangguhan tidak diakui,
dan perusahaan akan mencatat cadangan aset pajak tangguhan. Tujuan dari penelitian untuk
mengetahui pengaruh profitabilitas yang terdiri dari ROA, GPM dan NPM terhadap Aset
Pajak Tangguhan.
Penelitian ini dilakukan pada perusahaan Sub Sektor Logam dan Sejenisnya yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan data sekunder. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah explanatory survey yang bertujuan untuk menguji
hipotesis. Data diuji dengan menggunakan SPSS versi 23 dengan menggunakan uji asumsi
klasik, analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis uji statistik t menunjukkan bahwa secara
parsial ROA dan GPM berpengaruh negatif terhadap aset pajak tangguhan, NPM
berpengaruh positif terhadap aset pajak tangguhan, dan hasil uji statistik F menunjukkan
bahwa secara simultan ROA, GPM, dan NPM berpengaruh signifikan terhadap aset pajak
tangguhan.
Kata kunci : Return On Asset, Gross Profit Margin, Net Profit Margin, Aset Pajak
Tangguhan