Institusion
Universitas Pakuan
Author
Witandra, Karina Gasani
Taufiq, Ahmad Burhanudin
Octavianty, Ellyn
Subject
Akuntansi keuangan
Datestamp
2022-08-29 13:30:33
Abstract :
Karina Gasani Witandra. 022114234. Pengaruh Revaluasi Aset Tetap Terhadap Rasio Solvabilitas
(Studi Empiris Penerapan PMK No. 191/PMK. 010/2015 Pada Perusahaan Manufaktur Yang
Terdaftar Di BEI Tahun 2015). Dibawah bimbingan Ahmad Burhanudin Taufiq dan Ellyn
Octavianty. 2018.
Aset tetap merupakan komponen aset yang paling besar nilainya yang ada di dalam neraca
(laporan posisi keuangan) sebagian besar perusahaan, terutama perusahaan padat modal seperti
perusahaan manufaktur. Umumnya aset tetap dinilai sebesar harga perolehan (historical cost).
Harga perolehan yang menjadi dasar historical cost dianggap tidak cocok lagi karena tidak
mencerminkan nilai pasar, sehingga untuk bisa mencerminkan relevansi nilai aset dilakukan
dengan model revaluasi. Tujuan penilaian kembali aset tetap perusahaan dimaksudkan agar
perusahaan dapat melakukan perhitungan penghasilan dan biaya lebih wajar. Karena setiap
perusahaan mengalami kebangkrutan, anjloknya nilai tukar rupiah atas dollar, dan nilai aset
menurun. Untuk memulihkannya dengan melakukan revaluasi. Agar kondisi keuangan dapat
tertolong, menunjukkan nilai perusahaan yang sebenarnya, dapat memperbaiki kesehatan
keuangan perusahaan, dapat mencerminkan kemampuan perusahaan, dan dampak membaiknya
beberapa rasio keuangan perusahaan khususnya debt to asset ratio dan debt to equity ratio.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh revaluasi aset tetap terhadap rasio
solvabilitas pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Data yang digunakan adalah laporan keuangan dari masing-masing perusahaan sampel, yang
dipublikasikan melalui website www.idx.co.id. Metode pengambilan sampel yang digunakan
adalah purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 5 perusahaan. Metode penelitian yang
digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan variabel penelitian terdiri dari revaluasi aset tetap
sebagai variabel independen, serta debt to asset ratio sebagai indikator rasio solvabilitas dan
sebagai variabel dependen. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Statistical
Product and Service Solution (SPSS) 23.00 For Windows.
Berdasarkan hasil penelitian, pada uji t menunjukkan bahwa revaluasi aset tetap tidak
memiliki pengaruh terhadap Debt To Asset Ratio atau nilai probabilitas signifikannya lebih besar
dari 0,05 yaitu (0,563 > 0,05) yang artinya tidak terdapat pengaruh antara revaluasi aset tetap
dengan Debt To Asset Ratio. Dalam melakukan revaluasi aset tetap bukan hanya meningkatkan
aset perusahaan saja melainkan utang pada perusahaan meningkat sehingga debt to asset ratio
tahun 2015 mengalami penurunan, namun dalam penurunan ini harus memperhatikan prinsip
kehati-hatian karena perusahaan memiliki rasio utang yang tidak memenuhi standar. Saran bagi
perusahaan yaitu memperhatikan nilai revaluasi dalam pengambilan keputusannya dan disarankan
untuk mengikuti perkembangan ekonomi sekarang ini dan saran bagi investor yaitu mempunyai
tujuan tertentu bagi perusahaan yang melakukan revaluasi aset tetap. Bagi peneliti selanjutnya,
sebaiknya peneliti menambah jumlah variabel-variabel penelitian, sampel data baik jumlah
perusahaan atau tahun pengamatan mengingat terbatasnya waktu penelitian.
Kata Kunci (Keywords) : Revaluasi Aset Tetap, Debt To Asset Ratio (DAR)