Institusion
Universitas Pakuan
Author
Carissa, Denise Fadiah
Hardiyanto, Arief Tri
Simamora, Patar
Subject
Perpajakan
Datestamp
2022-08-29 13:34:02
Abstract :
Denise Fadiah Carissa 022115239. Pengaruh Profitabilitas Dan Corporate Governance
Terhadap Tax Avoidance (Studi Empiris Terhadap Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bei
Periode 2014-2017). Dibawah Bimbingan Arief Tri Hardiyanto dan Patar Simamora. 2019.
Penghindaran pajak (tax avoidance) adalah bagian dari perencanaan pajak (tax planning)
yang dilakukan secara legal. Penghindaran pajak dilakukan untuk mengurangi beban pajak yang
dibayarkan oleh perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, dan
corporate governance terhadap tax avoidance yang diproksikan dengan cash effective tax rate pada
perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Mekanisme profitabilitas yang
digunakan adalah Return on Asset (ROA) dan Corporate Governance yang digunakan adalah proporsi
Komisaris Independen dan Komite Audit. Penghindaran pajak dilakukan oleh perusahaan karena
pajak adalah tindakan yang dilakukan oleh Wajib Pajak untuk mengurangi beban pajak karena masih
berada dalam ketentuan perpajakan sehingga diperbolehkan pelaksanaannya secara hukum (legal).
Perusahaan yang memiliki profitabilitas tinggi memiliki kesempatan untuk memposisikan diri dalam
tax planning yang mengurangi jumlah beban kewajiban perpajakan. Maka dari itu, dengan adanya
Corporate Governance di dalam perusahaan dan dapat diterapkan dengan baik maka diharapkan
pertumbuhan ekonomi akan terus menanjak seiring dengan transparansi pengelolaan perusahaan yang
makin baik dan nantinya menguntungkan banyak pihak
Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling terhada
perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017 sehingga diperoleh
21 perusahaan sebagai sampel penelitian. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang
diperoleh dari www.idx.co.id dan website personal perusahaan. Pengujian dilakukan dengan
menggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji t, uji f, dan uji koefisien determinasi.
Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa: 1) Return on Asset (X1) secara parsial
berpengaruh dengan arah negatif signifikan terhadap Tax Avoidance. 2) Komisaris Independen (X2)
secara parsial tidak berpengaruh dengan arah negatif terhadap Tax Avoidance. 3) Komite Audit (X3)
secara parsial tidak berpengaruh dengan arah positif terhadap Tax Avoidance 4) Hasil pengujian
secara simultan menunjukkan Return on Asset, Komisaris Independen, dan Komite Audit berpengaruh
signifikan terhadap Tax Avoidance.
Adapun saran yang diberikan penulis untuk diharapkan dapat melakukan perencaan pajak
yang lebih baik agar dapat mengendalikan efisiensi jumlah pajak yang akan diberikan kepada
pemerintah seperti tidak melakukan penghindaran pajak baik dari segi pendapatan maupun biaya?biaya yang dapat dikurangi sebagai beban pajak seperti depresiasi dan juga agar dapat memberikan
pelatihan kepada sumber daya manusia dalam perusahaan mengenai undang-undang perpajakan
terbaru agar karyawan dapat melakukan perencanaan pajak dengan baik dan benar. Sedangkan untuk
peneliti selanjutnya dapat memasukkan variabel-variabel yang berbeda untuk melihat pengaruh pada
tingkat penghindaran pajak perusahaan dan dapat juga menggunakan 11 cara pengukuran
penghindaran pajak lainnya yang sudah dibahas dalam penelitian ini.
Kata kunci: Profitabilitas, Komisaris Independen, Komite Audit, Tax Avoidance