Institusion
Universitas Pakuan
Author
HAREFA, OBED FERNANDO
SASONGKO, HENDRO
MULYANINGSIH, MAY
Subject
Auditing
Datestamp
2022-08-29 13:35:53
Abstract :
OBED FERNANDO HAREFA. NPM 022114327. Pengaruh Kondisi Kesehatan Keuangan
dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern (Pada
Perusahaan Sub Sektor Semen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2013-
2017). Dibawah bimbingan HENDRO SASONGKO dan MAY MULYANINGSIH. 2019.
Opini audit dengan modifikasi mengenai going concern mengindikasikan bahwa
dalam penilaian auditor terdapat risiko perusahaan tidak dapat bertahan dalam bisnis
normalnya. Salah satu cara yang digunakan auditor dalam melakukan penilaian atas
kelangsungan usaha entitas yang sedang diauditnya dengan melakukan analisis laporan
keuangan, diantaranya analisis kesehatan keuangan dan pertumbuhan perusahaan. Tujuan
penelitian yang hendak dicapai penulis adalah untuk menguji secara empiris pengaruh
kondisi kesehatan keuangan dan pertumbuhan perusahaan terhadap penerimaan opini audit
going concern. Pengujian dilakukan secara parsial dan simultan (bersama-sama antara
variabel kondisi kesehatan keuangan dan pertumbuhan perusahaan).
Populasi penelitian yang diteliti adalah perusahaan sub sektor semen yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2013-2017 sebanyak 6 perusahaan. Sampel
penelitian berjumlah 3 perusahaan yang dipilih dengan metode purposive sampling dengan
periode pengamatan selama 5 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan riset kepustakaan
dan pengumpulan data sekunder dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Data kemudian diolah
dengan Altman Z Score menggunakan alat analisis Regresi Logistik Biner.
Berdasarkan hasil pengujian secara parsial diperoleh persamaan regresi logistik biner;
Opini = -0,311 ? 0,162 Zscore + ? dan Opini = -0,531 ? 0,203 SGR + ?; sedangkan
pengujian secara simultan diperoleh persamaan regresi logistik biner; Opini = -1,054 ? 0,096
Zscore ? 0,124 SGR + ?. Kondisi kesehatan keuangan perusahaan yang diproksikan dengan
Altman Z Score, menunjukan koefisien negatif sebesar 0,531 dengan tingkat signifikasi
0,019 (secara parsial) dan 0,096 dengan tingkat signifikasi 0,005 (secara simultan). Kedua
tingkat signifikasi kondisi kesehatan keuangan perusahaan lebih kecil dari 0,05 (alpha 5%)
yang berarti Ha diterima atau kondisi kesehatan keuangan perusahaan terbukti secara empiris
berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern. Pertumbuhan
perusahaan yang diproksikan dengan Sales Growth Ratio, menunjukan koefisien negatif
sebesar 0,203 dengan tingkat signifikasi 0,015 (secara parsial) dan 0,096 dengan tingkat
signifikasi 0,017 (secara simultan). Kedua tingkat signifikasi Sales Growth Ratio lebih kecil
dari 0,05 (alpha 5%) yang berarti Ha diterima atau pertumbuhan perusahaan terbukti secara
empiris berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern. Berdasarkan
uraian tersebut, dapat diartikan bahwa kondisi kesehatan keuangan dan pertumbuhan
perusahaan secara bersama-sama terbukti secara empiris berpengaruh signifikan terhadap
penerimaan opini audit going concern.
Kata Kunci : Kondisi Kesehatan Keuangan, Pertumbuhan Perusahaan, Penerimaan Opini
Audit Going Concern