Institusion
Universitas Pakuan
Author
Akasyah, Lutfhi
Haq, Aksanul
Herlisnawati, Dessy
Subject
Akuntansi manajemen
Datestamp
2022-08-29 13:37:20
Abstract :
Lutfhi Akasyah, 022114059, Akuntansi, Akuntansi Manajemen, Penerapan Activity Based
Costing Terhadap Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada Dnd Cafe Pakuan Periode Tahun
2017. Dibawah bimbingan Bapak H. Aksanul Haq Ak.,MBA.,MAK.,CMA.,CFE.,CA. dan Ibu
Dessy Herlisnawati, SE., M.Si.
Memasuki era globalisasi dan perdagangan bebas membawa perubahan bagi dunia
usaha di Indonesia. Salah satu dampaknya bagi industri dalam negeri yaitu semakin ketatnya
persaingan yang harus dihadapi. Industri bidang food & beverage tidak hanya harus mampu
bersaing dengan perusahaan lokal saja tapi juga harus mampu bersaing dengan perusahaan?perusahaan asing. Persaingan harga, kualitas, dan sebagainya menjadikan sebagian perusahaan
harus membenahi berbagai aspek salah satunya dalam perhitungan harga pokok produksi yang
akurat sehingga dapat menentukan harga jual di dalam perusahaannya agar mampu
menghadapi persaingan tersebut
Pada tahun 1980-an metode Activity Based Costing (ABC) menjadi bahan
pembicaraan yang menarik oleh kalangan akademik, konsultan maupun para manajer karena
dianggap mampu menutupi kelemahan metode tradisional. Metode ABC adalah sistem
informasi biaya yang mengelola biaya berdasarkan aktivitas. Informasi tentang aktivitas
diukur, dicatat, dan disediakan dalam shared database. Sistem ini didesain untuk dapat
diterapkan dalam berbagai jenis perusahaan baik itu manufaktur, jasa, maupun dagang yang
memiliki banyak varian produk yang dibuat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perhitungan metode Activity
Based Costing dalam menghitung harga pokok produksi pada produk nasi goreng kambing &
strawberry float dan untuk mengetahui perbedaan besarnya biaya produksi DnD Cafe Pakuan
dengan perhitungan akuntansi biaya tradisional yang diterapkan di DnD Cafe Pakuan dan
metode Activity Based Costing. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif Exploratif.
Penelitian ini menggambarkan data yang diperoleh dan menganalisis data yang ada. Penelitian
deskriptif bertujuan untuk mendeskripsikan fakta yang saat ini berlaku. Di dalamnya terdapat
upaya-upaya mendeskripsikan, mencatat, analisis, dan menginterpretasikan kondisi-kondisi
yang sekarang ini terjadi. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan data
kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik
pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian mengungkapkan fakta bahwa Perhitungan Harga Pokok Produksi
menggunakan Activity Based Costing System memberikan hasil yang lebih besar dari Sistem
Tradisional pada produk Nasi Goreng Kambing & Strawberry Float. Activity Based Costing
System memberikan hasil selisih lebih besar dalam perhitungan harga pokok produksi untuk
nasi goreng kambing sebesar Rp 2.847 atau 12,53% dan untuk strawberry float sebesar Rp
5.817 atau 37,62% dibanding tradisional costing.
Perbedaan yang terjadi antara Harga Pokok Produksi dengan menggunakan Sistem
Tradisional dengan Activity Based Costing System disebabkan karena pembebanan biaya pada
masing-masing produk. Pada Sistem Tradisional biaya pada masing-masing produk karena
DnD Cafe Pakuan memakai estimasi persentasi dalam perhitungannya serta tidak memasukan
indikaor tenaga kerja dan overhead cendurung menggunakan perkiraan biaya yang dinamai
biaya operasional 40% dan biaya tak terduga 10% yang di ambil dari bahan baku. Akibatnya
cenderung terjadi distorsi pada pembebanan Biaya Overhead Pabrik. Pada metode Activity
Based Costing System, Biaya Overhead Pabrik pada masing-masing produk dibebankan pada
banyak Cost Driver, sehingga Activity Based Costing System mampu mengalokasikan biaya
aktivitas ke setiap jenis produk secara tepat berdasarkan konsumsi masing-masing aktivitas.
Kata Kunci : Actitivity Based Costing & Harga Pokok Produksi