Institusion
Universitas Pakuan
Author
Astuti, Rani Widya
Supriyanto, Joko
Fadillah, Haqi
Subject
Perpajakan
Datestamp
2022-08-29 13:40:23
Abstract :
Rani Widya Astuti, 022114278, Analisis Metode Penyusutan Aset Tetap
Untuk Menghemat Beban Pajak Penghasilan Badan Pada PT Pegadaian (Persero)
Kanwil Jakarta 1, Dibawah bimbingan: Joko Supriyanto dan Haqi Fadillah, 2018.
Setiap tahun perusahaan diwajibkan untuk membayar pajak. Perusahaan pasti
ingin membayar pajak sehemat mungkin. Untuk dapat menghemat pajak dengan cara
memperbesar beban penyusutan pada aset tetap karena beban penyusutan merupakan
salah satu pengurang bruto. Semakin besar beban penyusutan maka beban pajak
penghasilan yang akan dibayarkan akan kecil sehingga sangat penting dalalm
memilih metode penyusutan aset tetap yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah:
(1) Mendeskripsikan dalam pemilihan metode penyusutan aset tetap yang tepat pada
PT Pegadaian (Persero) Kanwil Jakarta 1, (2) Untuk mengetahui jumlah pajak
penghasilan yang dapat dihematkan pada PT Pegadaian (Persero) Kanwil Jakarta 1,
(3) Menganalisis pengaruh metode penyusutan aset tetap dalam menghemat beban
pajak penghasilan badan pada PT Pegadaian (Persero) Kanwil Jakarta 1.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif
kualitatif (non statistik) yaitu penelitian yang menjelaskan hubungan setiap data
mengenai suatu variabel dan tidak dianalisis menggunakan metode statistik karena
masing?masing variabel akan dijelaskan hubungannya. Sumber data dalam penelitian
ini data primer yang diperoleh melalui penelitian langsung dengan cara observasi dan
survey dari unit analisis yang diteliti yaitu bagian divisi akuntansi.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pemilihan metode penyusutan aset
tetap yang dilakukan PT Pegadaian (Persero) Kanwil Jakarta 1 sudah tepat. Metode
saldo menurun dapat menghemat beban pajak karena jumlah beban penyusutan
metode saldo menurun lebih besar dibandingkan jumlah beban penyusutan metode
garis lurus. Pada tahun 2016 beban penyusutan metode garis lurus sebesar Rp
5.931.321.270 sedangkan beban penyusutan metode saldo menurun sebesar Rp
6.143.263.248. Dengan menggunakan metode saldo menurun pajak penghasilan yang
telah dihematkan sebesar Rp 52.985.493 dengan tingkat persentase 0,06%.
Saran dari penelitian ini diharapkan perusahaan tetap mempertahankan
metode penyusutan saldo menurun dalam menghitung penysutan aset tetap karena
metode yang dipilih sudah tepat.
Kata Kunci: Aset Tetap, Metode Penyusutan, Beban Pajak Penghasilan