Institusion
Universitas Pakuan
Author
Estetika Putri, Fiqih
Sudarmanto, Ernadhi
Maimunah, Siti
Subject
Akuntansi sektor publik
Datestamp
2022-08-29 13:45:11
Abstract :
Fiqih Estetika Putri. 022115354. Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana
Perimbangan terhadap Kemandirian Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor Periode
2012-2017. Di bawah bimbingan Ernadhi Sudarmanto dan Siti Maimunah. 2019.
Kemandirian Keuangan Daerah menjadi salah satu faktor penentu apakah suatu
pemerintah daerah telah mengoptimalisasikan penerimaan Pendapatan Asli Daerah yang
berasal dari daerahnya sendiri atau masih begitu bergantung kepada pendapatan transfer,
khususnya Dana Perimbangan yang merupakan pendapatan transfer dari pemerintah pusat,
untuk melakukan pembiayaan dan pembelanjaan daerahnya. Tujuan dari penelitian ini
adalah: (1) untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap Kemandirian
Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor pada periode anggaran 2012-2017, (2)
untuk menganalisis pengaruh Dana Perimbangan terhadap Kemandirian Keuangan
Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor pada periode anggaran 2012-2017, dan (3) untuk
menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap
Kemandirian Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor pada periode anggaran 2012-
2017.
Penelitian ini dilakukan pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor periode 2012-
2017. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah Pemerintah Daerah Kabupaten
Bogor. Sampel dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling dan teknik
pengambilan sampel Sampling Jenuh. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini
adalah explanatory survey bersifat verifikatif yang bertujuan untul menguji hipotesis. Data
diuji dengan menggunakan SPSS versi 23 dengan menggunakan uji asumsi klasik, uji regresi
linear berganda, dan uji hipotesis.
Pengujian secara parsial dengan Uji t mendapatkan hasil bahwa Pendapatan Asli
Daerah berpengaruh positif terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Hal ini
mengindikasikan bahwa semakin tinggi penerimaan Pendapatan Asli Daerah yang diperoleh,
maka semakin tinggi pula Kemandirian Keuangan Daerah-nya. Sementara Dana
Perimbangan secara parsial berpengaruh negatif terhadap Kemandirian Keuangan Daerah.
Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi penerimaan Dana Perimbangan yang
diperoleh, maka semakin rendah Kemandirian Keuangan Daerah-nya. Hasil pengujian secara
simultan dengan Uji F menyatakan bahwa Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan
sama-sama berpengaruh terhadap Kemandirian Keuangan Daerah.
Kata kunci: Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, dan Kemandirian Keuangan
Daerah