Institusion
Universitas Pakuan
Author
Lestari, Karina Trinanda
Mulya, Yudhia
Simamora, Patar
Subject
Manajemen keuangan
Datestamp
2022-08-29 13:46:15
Abstract :
KARINA TRINANDA LESTARI. 021115196. Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar Rupiah, dan
Harga Minyak Dunia Terhadap Return Saham pada Indeks Harga Saham Gabungan yang Terdaftar di BEI
Tahun 2013-2017. Dibawah bimbingan: YUDHIA MULYA dan PATAR SIMAMORA. 2019.
Indeks Harga Saham Gabungan atau yang dikenal dengan IHSG adalah indeks utama yang menjadi
indikator pergerakan semua saham yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI). Para investor biasanya
menggunakan parameter dalam IHSG untuk membaca perkembangan harga dan menjadikan acuan
investasinya untuk mendapatkan tingkat pengembalian (return) yang diharapkan. Terdapat dua faktor yang
dapat menyebabkan fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) baik mikro maupun makro ekonomi.
Namun dikarenakan lingkungan makro ekonomi tidak dapat dihindari dampaknya dan tidak hanya mengenai
satu atau dua perusahaan saja tetapi seluruh perusahaan yang berada di BEI dapat terkena dampak dari
ekonomi makro. Oleh sebab itu, dalam menganalisis return saham dalam penelitian ini menggunakan faktor
makro ekonomi yang mencangkup Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar Rupiah, dan Harga Minyak Dunia.
Jika dilihat dari Inflasi terdapat kesenjangan antara teori dengan kenyataan dimana pada tahun 2015
saat Inflasi menurun return saham juga mengalami penurunan. Pada tahun 2017 saat Inflasi naik return
saham juga mengalami kenaikan. Jika dilihat dari Suku Bunga terdapat kesenjangan antara teori dengan
kenyataan dimana pada tahun 2014 saat Suku Bunga naik return saham juga mengalami kenaikan. Pada
tahun 2015 saat Suku Bunga menurun return saham juga mengalami penurunan. Jika dilihat dari Nilai Tukar
Rupiah terdapat kesenjangan antara teori dengan kenyataan dimana pada tahun 2014 dan 2017 saat Nilai
Tukar Rupiah naik return saham juga mengalami kenaikan. Jika dilihat dari Harga Minyak Dunia terdapat
kesenjangan antara teori dengan kenyataan dimana pada tahun 2016 saat Harga Minyak Dunia mengalami
penurunan, namun return saham mengalami kenaikan. Kemudian adanya indikasi bahwa return saham pada
Indeks Harga Saham Gabungan dipengaruhi oleh return saham (t-n).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar Rupiah,
Harga Minyak Dunia, dan Return Saham(t-n) terhadap return saham pada Indeks Harga Saham Gabungan
yang terdaftar di BEI Tahun 2013-2017 baik secara parsial maupun secara simultan. Jenis penelitian yang
digunakan pada penelitian ini yaitu explanatory survey. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu data sekunder dan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kuantitatif, dimana data
kuantitatif tersebut berupa pergerakan IHSG, inflasi, tingkat suku bunga (SBI), nilai tukar rupiah, dan harga
minyak dunia dari tahun 2012-2017. Penentuan pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan
metode purposive sampling, sehingga diperoleh data berupa pergerakan IHSG, inflasi, tingkat suku bunga
(SBI), nilai tukar rupiah, dan harga minyak dunia dari tahun 2013-2017. Metode Analisis yang digunakan
adalah metode Vector Error Correction Model (VECM) menggunakan Eviews 9.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Inflasi berpengaruh negatif terhadap return
saham. Suku Bunga berpengaruh negatif terhadap return saham. Nilai Tukar Rupiah berpengaruh negatif
terhadap return saham. Harga Minyak Dunia tidak berpengaruh terhadap return saham, dan Return Saham
(t-n) berpengaruh terhadap return saham. Kemudian dari variabel Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar Rupiah,
dan Return Saham (t-n) memiliki hubungan jangka panjang (kointegrasi) dalam 1 periode. Nilai Koefisien
Determinasi (R2
) penelitian ini yaitu sebesar 0,754884, dimana hasil tersebut menunjukkan bahwa variasi
return saham dapat dijelaskan oleh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar Rupiah, Harga Minyak Dunia, dan
Return Saham (t-n) sebesar 0,754884 atau sebesar 75,4884% sedangkan sisanya sebesar 24,5116%
dijelaskan oleh variabel lain diluar model penelitian.
Kata Kunci : Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar Rupiah, Harga Minyak Dunia, Return Saham (t-n), dan
Return Saham.