Institusion
Universitas Pakuan
Author
Junaz Fajri, Denny
Burhanudin Taufiq, Ahmad
Maimunah, Siti
Subject
Akuntansi keuangan
Datestamp
2022-08-29 13:50:10
Abstract :
Denny Junaz Fajri. 022114044. Analisis Hubungan Revaluasi Aset Tetap dengan Return On
Assets (ROA) (Studi Empiris Penerapan Peraturan PMK No.191/PMK. 010/2015 Pada
Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Kimia yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI) Periode 2012-2016). Dibawah bimbingan Ahmad Burhanudin Taufiq dan Siti
Maimunah. 2018.
Metode berbasis revaluasi akan memberikan gambaran yang lebih akurat tentang
nilai aset yang dimiliki perusahaan pada suatu waktu tertentu karena nilai suatu aset sering
kali sudah tidak relevan lagi dengan kondisi ketika laporan keuangan disajikan oleh
perusahaan. Disamping itu, ROA merupakan rasio keuangan yang sudah lazim digunakan
oleh perusahaan dalam menilai efektivitas dari keseluruhan operasi perusahaan. Penelitian
ini bertujuan (1) untuk mengetahui penerapan revaluasi aset tetap pada perusahaan
manufaktur sub sektor kimia periode tahun 2012-2016. (2) untuk mengetahui pertumbuhan
return on assets pada perusahaan manufaktur sub sektor kimia periode tahun 2012-
2016. (3) untuk mengetahui pengaruh revaluasi aset tetap terhadap return on assets
berdasarkan PMK No. 191/PMK. 10/2015.
Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan PT Budi Starch
& Sweetener Tbk, dan PT Aneka Gas Industri Tbk pada tahun 2012 sampai dengan tahun
2016. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif, uji normalitas, uji
koefisien korelasi, dan uji hipotesis..
Berdasarkan hasil pengujian signifikansi simultan (Uji F) diperoleh hasil Fhitung
adalah sebesar 6,689 sementara Ftabel untuk tingkat signifikan 5% dengan df (degree of
freedom) pembilang 1 dan penyebut 4 adalah 7,71 sehingga Fhitung lebih kecil dari Ftabel
(6,689 < 7,71), maka disimpulkan hasil pengujian hipotesis penelitian ini menunjukan bahwa
tidak terdapat hubungan antara revaluasi aset tetap dengan return on assets (ROA), artinya
Ho didukung, sementara HI tidak didukung atau dengan kata lain variabel independen dalam
penelitian ini yaitu revaluasi aset tetap secara simultan atau secara bersama-sama tidak
berpengaruh signifikan terhadap return on assets (ROA). Implikasinya berapapun nilai
revaluasi aset tetap yang dilakukan perusahaan tidak memberikan signifikansi baik
penurunan ataupun kenaikan terhadap return on aseets karena dari hasil analisis yang
dilakukan terhadap revaluasi aset tetap mengalami kenaikan tetapi tidak efektif untuk
meningkatkan pendapatan.
Adapun saran yang dapat peneliti berikan pada penelitian ini adalah: Bagi peneliti
selanjutnya tentang analisis hubungan revaluasi aset tetap dengan return on assets
disarankan untuk menambah variabel lain di rasio profitabilitas seperti return on equity, net
profit margin, earning per share, atau lain sebagainya sehingga penelitian dapat lebih luas
dan mendalam. Selain itu peneliti selanjutnya juga disarankan untuk menambah rentan
waktu periode penelitian sehingga mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
Kata Kunci : Revaluasi Aset Tetap, Return On Assets (ROA)