Institusion
Universitas Pakuan
Author
Rahayu, Ulfa Sri
Hartini, Sri
Andria, Fredi
Subject
Manajemen pemasaran
Datestamp
2022-08-29 13:52:23
Abstract :
Ulfa Sri Rahayu, NPM 021115379, Manajemen Pemasaran, Persepsi Pelaku UMKM Terhadap
Pelaksanaan Program BPJS Kesehatan di Kota Bogor. Pembimbing : Sri Hartini dan Fredi Andria
2020.
Implemetasi penyelenggaraan program BPJS Kesehatan untuk pelaku UMKM, merupakan
harapan untuk memberikan perlindungan yang layak dan berkesinambungan. Namun disisi lain
mempunyai tantangan yang cukup nyata. Tantangan yang terkait yaitu, sifat kepesertaan yang ajib dan
menjadikan BPJS syarat keluarnya izin usaha para UKM, kesiapan (kemauan dan kemampuan) pelaku
UMKM yang mempunyai kapasitas ekonomi dalam mengikuti program, mengingat iuran program
akan menjadi beban Pemberi Upah dan Pekerja. Persepsi konsumen tidak hanya bergantung pada
rangsangan dalam bentuk fisik, tetapi juga tergantung pada rangsangan yang ada disekitarnya dan
kondisi yang ada pada seseorangan dan persepsi lebih penting dibandingkan realitas dalam pemasaran,
karena persepsi yang dapat mempengaruhi konsumen dalam berperilaku, selain itu orang bisa
mempunyai persepsi berbeda atas objek yang sama.
Penelitian ini mengenai persepsi pelaku UMKM terhadap pelaksanaan program BPJS
Kesehatan khususnya di Kota Bogor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan program
BPJS Kesehatan serta untuk mengetahui persepsi pelaku UMKM terhadap pelaksanaan program BPJS
Kesehatan di Kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif
berdasarkan tanggapan responden dengan metode studi kasus dimana dilakukan survey langsung ke
lapangan, observasi, wawancara ke 100 reponden yang berada di 6 kecamatan di Kota Bogor. Metode
penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan metode analisis data menggunakan
analisis deskriptif, uji validitas dan uji reliabilitas. Data diuji dengan menggunakan SPSS versi 23.
Hasil penelitian menunjukan 1) Hasil analisis deskriptif pada variabel persepsi pelaku
UMKM dengan nilai terendah terdapat pada pernyataan tingkat kesanggupan yang tinggi dalam
membayar iuran BPJS kesehatan dengan persentase 57%, sedangkan untuk nilai tertinggi terdapat
pada pernyataan pelaku UMKM telah mendapatkan sosialisasi program BPJS kesehatan secara jelas
dengan nilai persentase 99% dengan interpertasi sangat baik. 2) Hasil analisis deskriptif pada variabel
pelaksanaan BPJS Kesehatan dengan nilai terendah terdapat pada pernyataan BPJS Kesehatan
memberikan pelayanan yang profesional kepada peserta BPJS Kesehatan dengan persentase sebesar
66,25%, sedangkan untuk nilai tertinggi terdapat pada pernyataan tingkat manfaat asuransi kesehatan
yang diberikan oleh BPJS Kesehatan dengan nilai persentase sebesar 79,75% dengan interpertasi
baik.
Kata kunci : persepsi, pelaku UMKM, dan BPJS Kesehatan.