Institusion
Universitas Pakuan
Author
Rahayu, Endah Sri
Ridwan, Wonny Ahmad
Herman, Herman
Subject
Manajemen sumber daya manusia
Datestamp
2022-08-29 14:01:22
Abstract :
Endah Sri Rahayu. 021116256. Analisis Perbandingan Tingkat Motivasi Kerja, Model Kebutuhan
Maslow, Dan Teori ERG Karyawan Kontrak Dengan Karyawan Tetap Di PT Leoco Indonesia. Di
Bawah Bimbingan: Wonny Ahmad Ridwan Dan Herman. 2021.
Industri manufaktur merupakan perushaan yang memiliki kegiatan ekonomi dalam
kegiatannya mengubah barang dasar secara mekanis, kimia atau dengan tangan sehingga menjadi
barang jadi atau setengah jadi atau barang yang kurang nilainya menjadi barang yang lebih tinggi
nilainya jasa industri dan pekerjaan perakitan (assembling). Sektor industri manufaktur sebagai salah
satu sektor penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Sektor industri manufaktur merupakan
salah satu penyumbang perekonomian secara nasional karena pada dasarnya sektor ini memberikan
kontribusi yang cukup signifikan pada pertumbuhan ekonomi.
Penelitian merupakan penelitian adalah deskriptif (eksploartif) dengan metode studi kasus.
Responden pada penelitian ini merupakan karyawan kontrak dan karyawan tetap di PT Leoco
Indonesia. Metode pengolahan data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan
pengumpulan data yang dilakukan yaitu melakukan wawancara kepada karaywan kontrak dan
karyawan tetap di PT Leoco Indonesia.
Hasil penelitian menyebutkan bahwa motivasi karyawan kontrak bekerja dilihat dari teori
kebutuhan Maslow pada tingkat kebutuhan fisiologis, kebutuhan-kebutuhan tersebut sudah dipenuhi
oleh perusahaan dengan memberikan upah atau gaji yang sesuai dengan aturan pemerintah dan yang
berlaku diperusahaan. motivasi karyawan tetap bekerja dilihat dari teori kebutuhan Maslow ada pada
tingkat kebutuhan rasa aman, PT Leoco memberikan jaminan-jaminan berupa jaminan kesehatan
untuk keluarga karyawan dan hak-hak yang lainnya yang tidak diberikan kepada karyawan kontrak.
karyawan kontrak dan karyawan tetap memiliki tingkat kebutuhan yang berbeda berdasarkan
kebutuhan pada teori Abraham Maslow. dilihat dari teori ERG karyawan kontrak dan karyawan tetap
memiliki tingkat kebutuhan yang sama yaitu pada tingkat kebutuhan existence needs akan tetapi
karyawan tetap menerima fasilitas yang lebih banyak dalam bekerja jika dibandingkan dengan
karyawan kontrak. Fasilitas yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan tetap tetapi tidak
diberikan kepada karyawan kontrak antara lain, tunjangan kesehatan untuk keluarga, reward berupa
employee of the month. Karyawan kontrak juga tidak mendapatkan kesempatan jenjang karir seperti
karyawan tetap.
Kata Kunci : Motivasi Kerja Karyawan