Abstract :
ABSTRAK
Stimulansia merupakan senyawa atau obat yang dapat meningkatkan kewaspadaan
dan mengurangi kelelahan. Kadar Hb berhubungan dengan ketahan fisik seseorang.
Tanaman yang memiliki khasiat terhadap peningkatan stamina dan kadar Hb yaitu
rimpang temulawak dan buah apel. Metode penelitian yang digunakan adalah Natatory
exhaustion. Pengujian dilakukan terhadap 25 ekor mencit jantan yang dibagi ke dalam 5
kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan tersebut terdiri dari sari rimpang temulawak
dan sari buah apel (1:1) dosis (2,5g/20gBB:450mg/20gBB), sari rimpang temulawak dan
sari buah apel (1:2) dosis (2,5g/20gBB:900mg/20gBB), sari rimpang temulawak dan sari
buah apel (2:1) dosis (5g/20gBB:450mg/20gBB), kontrol positif (Kafein 1%) dan kontrol
negatif (CMC-Na 0,5%). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan kombinasi sari
rimpang temulawak dan sari buah apel (2:1) dosis (5g/20gBB:450mg/20gBB)
memberikan efek sebagai stimulansia dan memiliki efek yang sama dengan perlakuan
kontrol positif. Perlakuan kombinasi sari rimpang temulawak dan sari buah apel (2:1)
memberikan efek paling baik terhadap peningkatan kadar Hb pada mencit jantan.
Kata kunci: Stimulansia, Kadar Hb, Rimpang Temulawak, Buah Apel