Abstract :
ABSTRAK
Buah mengkudu bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, sebagai
antikanker, sebagai anti bakteri, sebagai antioksidan, menurunkan kolesterol, mengatur gula
darah dan antialergi. Ekstrak buah mengkudu mengandung senyawa skopoletin tidak kurang
dari 0,40%. Senyawa skopoletin merupakan senyawa turunan kumarin yang termasuk dalam
golongan fenilpropanoid kelompok fenolik yang bermanfaat sebagai antialergi. Penelitian ini
bertujuan untuk menentukan aktivitas yang paling tinggi dari sediaan spray gel kombinasi
buah mengkudu dengan difenhidramin HCL terhadap alergi lokal.
Etanol 96% digunakan sebagai pelarut ekstrak kental buah mengkudu dengan metode
maserasi. Ekstrak dibuat sediaan spray gel dikombinasikan dengan difenhidramin HCL
sebanyak 5 formula dengan perbandingan f1(10:0), f2(7,5:2), f3(5:2), f4(2,5:2) dan f5(0:2)
setelah memenuhi mutu fisik kemudian diuji efektivitasnya pada kulit dengan menggunakan
kelinci jantan New Zealand dengan uji skin test
Formula sediaan spray gel kombinasi ekstrak buah mengkudu dengan difenhidramin
HCL memberikan hasil organoleptik yang baik, viskositas yang baik dan pH asam. Hasil data
statistik uji lanjut Duncan, formula 1 memiliki pengaruh yang sama dengan formula 4
terhadap perubahan diameter bentol pada kulit kelinci, formula 2 memiliki pengaruh yang
sama terhadap perubahan diameter bentol pada kulit kelinci yang diinduksi alergen dan
memiliki pengaruh yang sama setara dengan kontrol positif (formula 5) dan formula 3
memiliki subsetnya sendiri yang artinya bahwa formula 3 merupakan formula yang paling
efektif sebagai antihistamin. Formula 3 dengan konsentrasi 5% ekstrak buah mengkudu dan
2% difenhidramin HCL menunjukkan efektivitas yang paling baik sebagai antialergi pada
kelinci dan hasil ini menunjukkan kombinasi antara difenhidramin HCL dan ekstrak buah
mengkudu bersifat sinergis.
Kata Kunci : Ekstrak Buah Mengkudu, Antialergi, Difenhidramin HCL, Spray Gel