Institusion
Universitas Pakuan
Author
Wahyudi, Tommy
Rully, Tutus
Ramdani, Sri Hidajati
Subject
Datestamp
2022-08-29 14:12:13
Abstract :
TOMMY WAHYUDI, NPM 021115333, Program Studi Manajemen, Konsentrasi
Manajemen Operasional, Analisis Kebijakan Pemeliharaan Mesin Cutting Guna
Mengefisiensikan Biaya Pemeliharaan Pada PT. Kenlee Indonesia, pembimbing dalam
penyusunan skripsi ini adalah Ibu TUTUS RULLY, dan Komisi Pembimbing Ibu SRI
HIDAJATI RAMDANI, Tahun 2019.
PT. Kenlee Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri
garment. Dalam menjalankan kegiatan produksinya perusahaan tentu dibantu dengan
menggunakan mesin-mesin yang ada, mesin merupakan salah satu faktor produksi yang
memiliki pengaruh dan peran penting dalam kegiatan produksi, mesin digunakan untuk
mempermudah dan membantu manusia dalam memproduksi barang pada perusahaan.
PT.Kenlee Indonesia merupakan salah satu perushaan yang berproduksi secara terus?menerus sehingga dibutuhkan suatu kegiatan pemeliharaan mesin. Dalam menjalankan
kegiatan pemeliharaan terdapat dua jenis pemeliharaan yaitu pemeliharaan preventive dan
pemeliharaan corrective PT. Kenlee Indonesia telah menjalankan kegiatan pemeliharaan
preventive dan pemeliharaan corrective Dengan menjalankan kegiatan pemeliharaan yang
baik, diharapkan mesin yang digunakan pada saat kegiatan produksi dapat berjalan dengan
lancar dan sesuai dengan rencana perusahaan, akan tetapi pada kenyataanya meskipun telah
dijalankan kegiatan pemeliharaan yang cukup baik belum tentu biaya yang dikeluarkan oleh
perusahaan pun rendah, dan terkadang masih terdapat kerusakan mesin pada divisi cutting
yang masih tinggi atau sering terjadi kerusakan yang mengakibatkanya pula dilakukan
perbaikan dan pengadaan komponen mesin yang membutuhkan biaya yang relative besar.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penerapan kebijakan
pemeliharaan mesin divisi cutting guna mengefisiensikan biaya pemeliharaan pada
PT.Kenlee Indonesia.
Penelitian ini bersifat deskriptif,data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder,
teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi langsung ke
perusahaan, serta data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan.
Metode analisis yang digunakan adalah metode probabilitas yang akan digabungkan dengan
biaya pemeliharaan preventive dan biaya pemeliharaan corrective.
Hasil penelitian ini diketahui biaya pemeliharaan preventive lebih rendah dibandingkan
dengan biaya pemeliharaan corrective. Biaya total setiap sub kebijakan pemeliharaan
preventive paling rendah sebesar Rp 359,844,- dan jatuh pada bulan ke-5 sedangkan biaya
pemeliharaan corrective sebesar Rp 400,837,-.
Saran dari penelitian mengungkapkan bahwa dalam mengefisiensikan biaya pemeliaharaan
mesin pada divisi cutting, sebaiknya perusahaan memilih kebijakan pemeliharaan preventive
dibanding dengan kebijakan pemeliharaan corrective karena biaya yang dikeluarkan lebih
rendah dengan selisih biaya sebesar Rp 40,534,-.
Kata kunci : Pemeliharaan mesin, pemeliharaan preventive, pemeliharaan corrective