Institusion
Universitas Pakuan
Author
Nuralim, Fitra
Mulya, Yudhia
Azhar, Zul
Subject
Manajemen keuangan
Datestamp
2022-08-29 14:12:27
Abstract :
FITRA NURALIM. 021117016. Analisis Pembentukan Portofolio Optimal Dan
Persistensi Kinerja Portofolio Indeks Saham LQ45 Dengan Pendekatan Model Indeks Tunggal
Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2016 ? 2020 Pembimbing: Yudhia Mulya dan Zul
Azhar. 2021.
Indeks LQ45 yang memiliki likuiditas yang tinggi serta nilai kapitalisasi pasar yang
besar, tetap mengandung unsur risk and return. Terdapat hubungan yang positif antara risk
and return yang mudah dikenal dengan high risk-high return. Selain itu tidak semua saham
yang terdaftar di LQ45 merupakan saham unggulan tetap harus melakukan perhitungan dan
strategi dalam melakukan investasi disaham tersebut. Strategi yang dapat digunakan dalam
melakukan investasi yaitu dengan melakukan portofolio. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis saham-saham yang membentuk portofolio optimal pada LQ45 periode 2016 -
2020 dengan Single Index Model dan untuk menganalisis persistensi kinerja dengan metode
Sharpe.
Jenis penelitian yang digunakan adalah verifikatif dengan metode explanatory survey.
Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder dan jenis data penelitian
termasuk data kuantitatif, dimana data kuantitatif tersebut berupa data harga saham closing
price bulanan. Penentuan pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan metode
purposive sampling, dengan 78 saham populasi selama periode penelitian. Sampel dipilih
menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan dengan
menggunakan metode Single Index Model dan metode Sharpe.
Hasil analisis sepuluh portofolio yang terbentuk dari data bulanan selama periode
februari 2016 ? januari 2021 persemester menunjukkan bahwa. Return portofolio yang
dihasilkan pada setiap periode lebih besar dibandingkan dengan return pasar. Dengan nilai
risiko yang disesuaikan disetiap semesternya. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa
berinvestasi pada portofolio memberikan return yang lebih tinggi dibandingkan return pasar.
Berdasarkan hasil uji persistensi kinerja portofolio saham yang diukur dengan metode
Sharpe pada rentang periode 2016 dengan 2017. 2017 dengan 2018. 2018 dengan 2019 serta
2019 dengan 2020 secara konsisten menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) RS > 0.05. Hal ini dapat
disimpulkan bahwa. berdasarkan data tersebut kinerja masa lalu tidak memiliki
ketergantungan nilai data (tidak memiliki persistensi) dengan kinerja masa depan. maka H0
diterima dan H1 ditolak.
Kata Kunci: Portofolio Optimal, Persistensi, Single Index Model. Sharpe