Institusion
Universitas Pakuan
Author
Trisyani, Erlinda
Rahminiwati, Min
Herlina, Nina
Subject
Farmasi
Datestamp
2022-09-03 16:34:52
Abstract :
ABSTRAK
Jamur Enoki (Flammulina velutipes) merupakan salah satu jamur yang telah dikenal di
negara-negara Asia sebagai bahan pangan untuk dikonsumsi sehari-hari. Menurut
Banerjee, et al., (2020) jamur Enoki sangat tinggi kandungan antioksidan sebanyak 84,2
%. Selain itu, jamur Enoki mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid,
flavonoid dan saponin yang menunjukkan aktivitas sitotoksik. Penelitian ini bertujuan
untuk menentukan peringkat ketoksikan dan menentukan nilai LC50 ekstrak jamur Enoki
yang diperoleh dengan metode MAE. Penentuan nilai LC50 dilakukan dengan metode
BSLT menggunakan hewan coba Artemia salina Leach. Data yang diperoleh dianalisis
secara statistik menggunakan analisis Probit dengan SPSS 24.0. Hasil penelitian toksisitas
ekstrak kental etanol 50% di dapat nilai LC50 pada ulangan ke-1 yaitu 76,545 ppm,
ulangan ke-2 yaitu 77,589 ppm, dan ulangan ke-3 yaitu 72,302 ppm. Sehingga rata?rata
LC50 sebesar 75,479 ppm (µg/mL). Nilai tersebut termasuk ke dalam kategori sangat
toksik dengan nilai LC50 < 250 µg/mL.
Kata Kunci: Jamur Enoki, Toksisitas, Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), LC50.