Abstract :
EKA PUTRI PUSPASARI. 021115238. Pengaruh Current Ratio, Return On Assets, Earning Per
Share, Debt to Equity Ratio dan Tingkat Inflasi Terhadap Harga Saham pada Perusahaan Makanan
dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2018. Di bawah bimbingan Hendro
Sasongko, dan Chaidir. 2020.
Pasar modal memiliki posisi yang sangat penting dalam perkembangan perekonomian
Indonesia. Dengan adanya pasar modal, investor dapat menginvestasikan dananya dengan harapan
memperoleh imbalan atau return. Perusahaan makanan dan minuman menjadi suatu yang berdampak
pada perekonomian Indonesia karena makanan dan minuman menjadi faktor yang penting bagi
keberlangsungan kehidupan manusia. Penelitian ini ditujukan untuk menjelaskan pengaruh CR, ROA,
EPS, DER, dan Tingkat Inflasi Terhadap Harga Saham pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2018.
Penelitian ini mengenai pengaruh CR, ROA, EPS, DER, dan Tingkat Inflasi Terhadap Harga
Saham yang merupakan penelitian verifikatif dengan metode explanatory survey. Data yang
digunakan merupakan data sekunder yang tersedia di website resmi Bursa Efek Indonesia, sedangkan
jenis data yang digunakan merupakan data kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penarikan
sampel adalah dengan menggunakan metode purposive sampling, sehingga di dapat 13 perusahaan
yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Pengolahan data menggunakan software E-Views 9.
Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi data panel, dengan model regresi yang
memenuhi uji asumsi klasik.
Hasil Uji F menunjukkan bahwa uji f-statistik sebesar 10,33047 dengan probabilitas
(0,000000 < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa CR, ROA, EPS, DER, dan Inflasi secara
simultan berpengaruh terhadap harga saham. Hasil uji t menunjukkan bahwa CR dengan nilai
koefisien negatif sebesar -0,039409 dan nilai probabilitas uji t (0,4386 > 0,05), sehingga dapat
disimpulkan CR secara parsial tidak berpengaruh terhadap harga saham. ROA dengan nilai koefisien
positif sebesar 3,261085 dan nilai probabilitas uji t (0,0001 < 0,05), sehingga dapat disimpulkan
bahwa ROA secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. EPS dengan
nilai koefisien positif sebesar 0,094699 dan nilai probabilitas uji t (0,0007 < 0,05), sehingga dapat
disimpulkan bahwa EPS secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. DER
dengan nilai koefisien positif sebesar 0,066065 dan nilai probabilitas uji t (0,5916 > 0,05), sehingga
dapat disimpulkan bahwa DER secara parsial tidak berpengaruh terhadap harga saham. Tingkat inflasi
dengan nilai koefisien negatif sebesar -14,53384 dan nilai uji t (0,0000 < 0,05), sehingga dapat
disimpulkan bahwa tingkat inflasi secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga
saham.
Saran untuk perusahaan yaitu perusahaan seharusnya selain meningkatkan harga saham
sebaiknya juga memperhatikan ROA dan EPS sehingga harga saham perusahaan akan semakin
meningkat. Untuk investor yaitu diharapkan lebih teliti dalam mengamati ROA, dan EPS karena rasio
tersebut dalam penelitian terbukti berpengaruh. Untuk peneliti selanjutnya sebaiknya dapat melakukan
penambahan variabel dan periode pada penelitian yang tidak penulis jelaskan pada penelitian ini.
Kata Kunci: CR, ROA, EPS, DER, Inflasi, Harga Saham.