Abstract :
Peningkatan jumlah pengendara sepeda motor menandakan adanya kebutuhan lebih
akan lahan parkir, dan pusat perbelanjaan merupakan salah satu contoh tempat yang
membutuhkan adanya lahan parkir. Namun pertumbuhan pengendara sepeda motor
memunculkan adanya perilaku berkendara yang menyimpang, contohnya perilaku
parkir yang melanggar aturan. Peraturan Ditjen Perhubungan Darat akan luas satuan
ruang parkir sepeda motor masih banyak dilanggar oleh para pengguna kawasan
parkir sepeda motor. Para pengguna kawasan parkir masih banyak yang memarkir
kendaraannya dengan sangat rapat dengan kendaraan disebelahnya. Hal itu dapat
mengakibatkan kerugian bagi pengguna parkir yang lain. Kerugian yang dimaksud
dapat berupa sulitnya pengendara lain dalam melakukan parkir, kerusakan kendaraan
akibat jarak antar kendaraan yang terlalu sempit, sulitnya pengguna kawasan parkir
dalam mencari ruang parkir yang dapat digunakan, dan hal-hal lainnya. Selain
permasalahan pada ruang parkir, kapasitas tempat penitipan helm yang tidak
sebanding dengan jumlah helm pengendara yang ada di kawasan parkir pun menjadi
sebuah permasalahan, mengingat masih terdapat beberapa kawasan parkir yang
berada pada area terbuka atau outdoor. Hal ini tentu sering menjadi kekhawatiran
pengguna kawasan parkir akan helm mereka yang dapat menjadi basah karena
terkena hujan, ataupun terjadi kehilangan karena tidak mendapatkan ruang penitipan
helm. Salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk permasalah pada kawasan parkir
yaitu dengan adanya sebuah produk yang dapat membatasi ruang parkir sesuai
dengan peraturan yang sudah ditetapkan, dan memiliki ruang penyimpanan yang
aman agar setiap pengguna kawasan parkir dapat menyimpan helm maupun barang
bawaan lainnya.
Kata Kunci : Desain Produk, Ergonomi, Sepeda Motor, Fasilitas Parkir, Ruang
Parkir, Helm.