Abstract :
Meningkatnya popularitas bekerja tanpa kantor membuat munculnya istilah
bernama gig workers. Para pekerja gaya baru ini melakukan tugas-tugasnya
tanpa lingkungan bekerja tradisional, atasan yang tetap, agenda perusahaan,
dan tempat kerja tetap. Fleksibilitas ini membuat para gig workers berbeda
dengan pekerja tradisional seperti biasa dan kebutuhan psikologis yang berbeda
juga. Dibutuhkannya self-regulation yang ekstra untuk melakukan pekerjaan
sehari-hari dan pasti dipengaruhi oleh dukungan sosial (perceived social support)
yang tersedia juga dari keluarga, teman, atau orang penting (significant other).
Maka dari itu, Penelitian ini ingin menjawab pertanyaan adakah pengaruh dari
perceived social support terhadap self-regulation dari gig workers menggunakan
alat ukur Multidimensional Scale of Perceived Social Support dan Short SelfRegulation
Questionnaire. Analisis regresi linear menentukan bahwa adanya
pengaruh perceived social support terhadap self-regulation (R2
= 0,197, F(1,351)
= 86,12, p<0,001). Penelitian ini menemukan bahwa perceived social support
secara signifikan mempengaruhi self-regulation para gig workers.
Kata kunci : perceived social support, self-regulation, psikologi, gig workers